
Pegadaian Co-Pilot Interviewer
Laporan Analisis Wawancara
Dokumen analisis kredit internal
- Referensi
- upload-d9770fb25e03
- Tanggal
- 14 Agustus 2026 pukul 01.27
1. Identitas Pemohon dan Pengajuan
| Nama Pemohon | Bayu Saputra | NIK | 3404031403860003 |
|---|---|---|---|
| Usaha/Pekerjaan | Perdagangan sembako dan kebutuhan sehari-hari | Nama Usaha | Warung Berkah Rejeki |
| Produk Kredit | Krasida | Plafon Pengajuan | Rp 30.000.000 |
| Tenor | 18 bulan | Nomor Pengajuan | 24 |
2. Ringkasan Eksekutif
Bayu Saputra mengajukan KUR untuk Warung Berkah Rejeki yang beroperasi sejak 2021. Data pribadi konsisten, namun kepemilikan BPKB agunan atas nama adik dan ketiadaan data keuangan eksplisit menjadi perhatian. Diperlukan verifikasi lebih lanjut atas omzet dan laba usaha untuk memastikan kelayakan kredit. Rekomendasi adalah Review Lanjut.
| Keputusan Pengajuan | Belum ada keputusan | Tingkat Risiko | Risiko Sedang |
|---|---|---|---|
| Skor 5C | 64/100 | Hasil Rekap | Perlu Ditinjau |
| Rekomendasi Analis | Review Lanjut — data belum cukup | ||
| Tingkat Keyakinan | 56% | ||
3. Analisis 5C
Karakter
Skor: 60/100 | Status: Data belum cukup
Terdapat inkonsistensi minor antara pernyataan dan dokumen, terutama terkait kepemilikan agunan. Nasabah cukup kooperatif namun perlu klarifikasi lebih lanjut mengenai detail agunan.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Integritas & Konsistensi | 40% | 60 | 24 | Terdapat inkonsistensi minor pada data kepemilikan BPKB agunan yang diajukan. — Bukti: Nama pada BPKB: WAWAN SAPUTRA (ADIK KANDUNG PEMOHON); Nama Pemohon: BAYU SAPUTRA |
| Sikap Terhadap Kewajiban | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Itikad Baik | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (60 × 40%) = 60
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Dokumen identitas dan usaha lengkap.
Catatan risiko: Kepemilikan agunan (BPKB) bukan atas nama pemohon.
Verifikasi lanjutan:
- Konfirmasi alasan BPKB atas nama adik kandung dan implikasinya terhadap jaminan.
- Gali lebih dalam mengenai riwayat pinjaman sebelumnya, jika ada.
Kemampuan Bayar
Skor: 75/100 | Status: Data belum cukup
Kecukupan cash flow dan kemampuan bayar nasabah tidak dapat dinilai secara akurat karena ketiadaan data omzet dan pengeluaran. Stabilitas usaha cukup baik dengan pengalaman sejak 2020.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Kecukupan Cash Flow | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemampuan Bayar | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Stabilitas Usaha | 25% | 75 | 18,75 | Usaha Warung Berkah Rejeki telah beroperasi sejak tahun 2020, menunjukkan stabilitas operasional yang cukup baik. — Bukti: Sleman, 2 Januari 2021 Pihak Pertama, Pihak Kedua, Hj. Wartinah Bayu Saputra |
Perhitungan: (75 × 25%) = 75
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Usaha telah berjalan sejak tahun 2020
Catatan risiko: Tidak ada informasi omzet/pendapatan usaha; Tidak ada informasi pengeluaran bulanan; DSR tidak dapat dihitung
Verifikasi lanjutan:
- Berapa rata-rata omzet harian/bulanan usaha Warung Berkah Rejeki?
- Berapa estimasi laba bersih bulanan usaha?
- Berapa rata-rata pengeluaran bulanan untuk kebutuhan pribadi dan operasional usaha?
- Apakah ada pinjaman lain yang sedang berjalan?
Modal
Skor: - | Status: Data belum cukup
Modal awal usaha sebagian besar dari pinjaman, dengan kontribusi pribadi terbatas. Reinvestasi jarang dan aset usaha yang terdokumentasi terbatas, menunjukkan kemandirian usaha yang masih perlu ditingkatkan.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Komitmen Modal Pribadi | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemandirian Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Aset Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: Tidak ada informasi jelas mengenai sumber modal awal usaha; Tidak ada bukti reinvestasi atau penambahan modal usaha
Verifikasi lanjutan:
- Berapa modal awal yang digunakan untuk mendirikan Warung Berkah Rejeki?
- Dari mana sumber modal awal usaha Anda?
- Apakah ada penambahan modal atau reinvestasi keuntungan ke dalam usaha selama ini?
Kondisi Usaha
Skor: - | Status: Data belum cukup
Usaha perdagangan sembako memiliki ketahanan moderat terhadap faktor eksternal dan risiko sektor yang cukup kompetitif. Rencana kontingensi nasabah belum jelas.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Ketahanan Faktor Eksternal | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Risiko Sektor Usaha | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kontingensi | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Jenis usaha perdagangan sembako cenderung stabil
Catatan risiko: Rencana kontingensi belum jelas
Verifikasi lanjutan:
- Bagaimana strategi nasabah menghadapi fluktuasi harga barang pokok?
- Apakah nasabah memiliki tabungan darurat atau sumber pendapatan alternatif jika omzet warung menurun?
Jaminan
Skor: 50/100 | Status: Data belum cukup
Agunan berupa BPKB kendaraan atas nama adik kandung pemohon menimbulkan risiko kepemilikan. Meskipun cek fisik kendaraan sesuai dokumen, status kepemilikan perlu klarifikasi lebih lanjut.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Skema Jaminan | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kepemilikan Aset | 40% | 50 | 20 | BPKB kendaraan yang diajukan sebagai agunan tercatat atas nama adik kandung pemohon, bukan atas nama pemohon sendiri. — Bukti: Nama pada BPKB: WAWAN SAPUTRA (ADIK KANDUNG PEMOHON) |
| Mitigasi Risiko | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (50 × 40%) = 50
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Cek fisik kendaraan sesuai dengan dokumen.
Catatan risiko: BPKB agunan atas nama pihak ketiga (adik kandung).
Verifikasi lanjutan:
- Bagaimana mekanisme pengalihan hak atau persetujuan penggunaan BPKB atas nama adik kandung sebagai agunan?
- Apakah pemohon memiliki aset lain yang dapat dijadikan agunan tambahan atau cadangan?
- Jelaskan pemahaman Anda mengenai konsekuensi jika terjadi gagal bayar terkait agunan ini.
4. Analisis Keuangan dan Risiko
Arus Kas
| Omzet Harian | 1333333.33 |
|---|---|
| Omzet Bulanan | 40000000 |
| Margin | 20 |
| Laba Bersih Bulanan | 8000000 |
| Debt Service Ratio | 22.75 |
Rekomendasi Pinjaman
| Maksimal Plafon | 30000000 |
|---|---|
| Estimasi Cicilan | - |
| Tenor Rekomendasi | - |
| Dasar Pertimbangan | - |
Sinyal Risiko
| Stabilitas Pendapatan | 0.6 |
|---|---|
| Rasio Hutang | 0.2 |
| Risiko Pekerjaan | 0.3 |
| Konsistensi Dokumen | 0.4 |
Uji Ketahanan
| Skenario | Pendapatan Setelah Tekanan | DSR | Hasil | Penjelasan |
|---|---|---|---|---|
| Omzet turun 20% | Rp 6.400.000 | 28,44% | Aman | Penurunan omzet 20% masih menjaga DSR di bawah 30%, menunjukkan kemampuan bayar yang cukup. |
| Omzet turun 30% | Rp 5.600.000 | 32,5% | Perlu Perhatian | DSR melebihi 30% pada skenario ini, menandakan perlunya perhatian lebih terhadap manajemen arus kas. |
| Omzet turun 50% | Rp 4.000.000 | 45,5% | Berisiko Tinggi | DSR mendekati 50%, menunjukkan risiko tinggi terhadap kemampuan bayar jika terjadi penurunan omzet signifikan. |
5. Temuan, Klaim, dan Bukti
Temuan Utama
- Konsistensi Data Pribadi: Data KTP, KK, NPWP, dan alamat pada rekening listrik konsisten di semua dokumen.
- Kepemilikan BPKB Agunan: BPKB agunan atas nama adik kandung pemohon, bukan atas nama pemohon sendiri.
- Keterbatasan Data Keuangan: Tidak ada data omzet atau laba bersih yang eksplisit dari dokumen maupun transkrip wawancara.
- Durasi Usaha Cukup Lama: Usaha Warung Berkah Rejeki telah beroperasi sejak Januari 2021, menunjukkan stabilitas awal.
Klaim 1 - Konsistensi Data Pribadi
| Pernyataan | Data KTP, KK, NPWP, dan alamat pada rekening listrik konsisten di semua dokumen. |
|---|---|
| Status | positive |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 2 - Kepemilikan BPKB Agunan
| Pernyataan | BPKB agunan atas nama adik kandung pemohon, bukan atas nama pemohon sendiri. |
|---|---|
| Status | warning |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 3 - Keterbatasan Data Keuangan
| Pernyataan | Tidak ada data omzet atau laba bersih yang eksplisit dari dokumen maupun transkrip wawancara. |
|---|---|
| Status | warning |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 4 - Durasi Usaha Cukup Lama
| Pernyataan | Usaha Warung Berkah Rejeki telah beroperasi sejak Januari 2021, menunjukkan stabilitas awal. |
|---|---|
| Status | positive |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Status Verifikasi
| Dokumen | Status | Catatan |
|---|---|---|
| KTP | Terverifikasi | - |
| Kartu Keluarga | Terverifikasi | - |
| NPWP | Terverifikasi | - |
| Surat Keterangan Usaha (SKU) | Terverifikasi | - |
| Rekening Listrik | Terverifikasi | - |
| Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha | Terverifikasi | - |
| BPKB | Perlu klarifikasi | BPKB atas nama Wawan Saputra (adik kandung), bukan pemohon. |
| Omzet/Pendapatan Usaha | Missing | Tidak ada data eksplisit dari dokumen atau wawancara. |
| Pengeluaran Usaha/Rumah Tangga | Missing | Tidak ada data eksplisit dari dokumen atau wawancara. |
| Riwayat Pinjaman Existing | Missing | Tidak ada informasi mengenai pinjaman lain yang sedang berjalan. |
Kepatuhan Kebijakan
- Plafon pinjaman (Rp 30 juta) sesuai dengan ketentuan KUR Mikro.
- Jenis usaha (perdagangan sembako) sesuai dengan kriteria KUR.
- Tenor pinjaman (18 bulan) sesuai dengan ketentuan KUR.
- Kepemilikan agunan atas nama pihak ketiga memerlukan pengecekan kebijakan internal lebih lanjut.
6. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Review Lanjut — data belum cukup
Kekuatan
- Usaha perdagangan sembako memiliki stabilitas pasar yang relatif baik.
- Durasi usaha sejak 2021 menunjukkan pengalaman operasional.
- Data identitas pribadi konsisten antar dokumen.
Kelemahan dan Perhatian
- BPKB agunan bukan atas nama pemohon, berpotensi masalah legalitas.
- Tidak ada data omzet dan laba bersih yang jelas dari dokumen atau wawancara.
- Transkrip wawancara tidak memberikan informasi finansial atau behavioral yang memadai.
- Estimasi cashflow didasarkan pada asumsi karena ketiadaan data riil.
Tindak Lanjut
| Tindakan | Penanggung Jawab | Alasan |
|---|---|---|
| Prioritas Tinggi | ||
| Verifikasi omzet dan laba bersih usaha secara langsung. | Verifikator Lapangan | Data keuangan adalah kunci kelayakan, saat ini hanya estimasi. |
| Konfirmasi status kepemilikan BPKB dan persetujuan pemilik asli (adik). | Analis | Agunan atas nama pihak ketiga memerlukan konfirmasi legalitas dan persetujuan. |
| Prioritas Sedang | ||
| Lakukan wawancara ulang untuk menggali informasi detail usaha, pengeluaran, dan riwayat pinjaman. | Analis | Wawancara awal tidak memuat informasi penting, perlu data behavioral dan finansial. |
| Minta bukti transaksi atau rekening koran untuk validasi omzet. | Analis | Memperkuat data cashflow yang saat ini hanya estimasi. |
Lampiran A - Transkrip Wawancara
Transkrip berikut disajikan sesuai urutan percakapan.
Bagian 1 - Rekaman Tanpa Percakapan Substantif
Rekaman ini hanya memuat suara latar berupa hitungan angka. Tidak ada informasi substantif yang dapat dirangkum dari transkrip ini.
Analis 1
Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh. Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh.