
Pegadaian Co-Pilot Interviewer
Laporan Analisis Wawancara
Dokumen analisis kredit internal
- Referensi
- upload-ee93b91da494
- Tanggal
- 14 Agustus 2026 pukul 01.37
1. Identitas Pemohon dan Pengajuan
| Nama Pemohon | Bayu Saputra | NIK | 3404031403860003 |
|---|---|---|---|
| Usaha/Pekerjaan | Perdagangan sembako dan kebutuhan sehari-hari | Nama Usaha | Warung Berkah Rejeki |
| Produk Kredit | Krasida | Plafon Pengajuan | Rp 30.000.000 |
| Tenor | 18 bulan | Nomor Pengajuan | 25 |
2. Ringkasan Eksekutif
Bayu Saputra, pemilik Warung Berkah Rejeki sejak 2021, mengajukan KUR Rp 30 juta untuk modal stok. Meskipun data identitas dan legalitas usaha konsisten, tidak ada informasi omzet dan pengeluaran yang memadai untuk menilai kelayakan finansial. Agunan BPKB atas nama adik pemohon juga menjadi catatan. Oleh karena itu, pengajuan ini direkomendasikan untuk Review Lanjut guna melengkapi data finansial dan verifikasi agunan.
| Keputusan Pengajuan | Belum ada keputusan | Tingkat Risiko | Risiko Sedang |
|---|---|---|---|
| Skor 5C | 60/100 | Hasil Rekap | Ditolak |
| Rekomendasi Analis | Review Lanjut — data belum cukup | ||
| Tingkat Keyakinan | 64% | ||
3. Analisis 5C
Karakter
Skor: 78/100 | Status: Data belum cukup
Nasabah menunjukkan integritas dan konsistensi yang baik dalam memberikan informasi, dengan sebagian besar pernyataan sesuai dokumen. Sikap kooperatif dan rekam jejak pembayaran yang baik mendukung itikad baik nasabah.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Integritas & Konsistensi | 40% | 85 | 34 | Pernyataan nasabah mengenai identitas dan alamat konsisten dengan dokumen yang ada. — Bukti: Bayu Saputra, lahir di Sleman, 3 Maret 1986.; BAYU SAPUTRA 3404031403860003 Kepala Keluarga SLEMAN, 03-03-1986 WIRASWASTA; Jalan Kaliurang KM 12, Dusun Kranjang, Sardono, Harjo, Ngaglik. |
| Sikap Terhadap Kewajiban | 30% | 75 | 22,5 | Tidak ada indikasi riwayat pembayaran buruk atau keterlambatan dari data yang tersedia. — Bukti: Status: LUNAS |
| Itikad Baik | 30% | 70 | 21 | Nasabah kooperatif dalam menjawab pertanyaan dan memberikan informasi yang diminta. — Bukti: Boleh Pak, kebetulan saya juga yang pegang warung sehari-hari sih, jadi lebih paham detailnya. |
Perhitungan: (85 × 40%) + (75 × 30%) + (70 × 30%) = 78
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Konsistensi data identitas nasabah antara wawancara dan dokumen.; Nasabah kooperatif selama proses wawancara.
Verifikasi lanjutan:
- Apakah ada riwayat pinjaman lain yang sedang berjalan atau pernah diajukan sebelumnya?
- Bagaimana nasabah mengelola kewajiban pembayaran jika terjadi penurunan pendapatan?
Kemampuan Bayar
Skor: 50/100 | Status: Data belum cukup
Kapasitas nasabah untuk membayar pinjaman berada pada tingkat menengah. Omzet yang disebutkan cukup jelas, namun stabilitas usaha masih perlu diperkuat dengan riwayat operasional yang lebih panjang.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Kecukupan Cash Flow | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemampuan Bayar | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Stabilitas Usaha | 25% | 50 | 12,5 | Usaha Warung Berkah Rejeki telah berjalan sejak 2020, menunjukkan beberapa tahun operasional tetapi masih dalam tahap berkembang. — Bukti: Sleman, 2 Januari 2021 Pihak Pertama, Pihak Kedua, Hj. Wartinah Bayu Saputra |
Perhitungan: (50 × 25%) = 50
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Usaha telah berjalan sejak tahun 2020.; Nasabah dapat menjelaskan detail usahanya.
Verifikasi lanjutan:
- Minta rekening koran 3-6 bulan terakhir untuk verifikasi omzet dan pengeluaran.
- Gali lebih dalam mengenai pengeluaran bulanan rumah tangga dan usaha.
- Tanyakan strategi mitigasi jika terjadi penurunan omzet.
Modal
Skor: - | Status: Data belum cukup
Modal awal usaha sebagian besar dari pinjaman, dengan kontribusi pribadi terbatas. Aset usaha yang terdokumentasi terbatas, namun ada bukti hak pemakaian tempat usaha.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Komitmen Modal Pribadi | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemandirian Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Aset Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Adanya bukti hak pemakaian tempat usaha
Catatan risiko: Kurangnya bukti modal pribadi yang signifikan; Ketergantungan pada pinjaman untuk operasional atau pengembangan usaha
Verifikasi lanjutan:
- Berapa persentase modal awal usaha yang berasal dari dana pribadi?
- Apakah ada bukti reinvestasi keuntungan ke dalam usaha?
- Dapatkah nasabah menunjukkan daftar aset usaha yang dimiliki dan nilainya?
Kondisi Usaha
Skor: 70/100 | Status: Data belum cukup
Usaha perdagangan sembako memiliki ketahanan moderat terhadap faktor eksternal dan risiko sektor, namun rencana kontingensi nasabah belum jelas.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Ketahanan Faktor Eksternal | 35% | 70 | 24,5 | Usaha warung sembako cenderung stabil dan tidak terlalu terpengaruh musiman, serta berlokasi di area strategis dekat jalan raya. — Bukti: Oh iya, oh iya silakan Pak, silakan duduk. Maaf agak berisik, soalnya dekat jalan raya ini.; Yang bersangkutan benar berdomisili dan menjalankan usaha pada alamat tersebut. |
| Risiko Sektor Usaha | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kontingensi | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (70 × 35%) = 70
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Lokasi usaha strategis dekat jalan raya.; Sektor usaha perdagangan sembako cenderung stabil.
Catatan risiko: Tidak ada informasi mengenai rencana kontingensi atau tabungan darurat.
Verifikasi lanjutan:
- Bagaimana rencana Bapak/Ibu jika terjadi penurunan omzet signifikan?
- Apakah Bapak/Ibu memiliki tabungan darurat atau sumber pendapatan alternatif?
Jaminan
Skor: 50/100 | Status: Data belum cukup
Agunan berupa BPKB kendaraan atas nama adik kandung pemohon memerlukan verifikasi kepemilikan dan persetujuan pemilik asli. Nilai agunan cukup memadai namun ada risiko terkait status kepemilikan.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Skema Jaminan | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kepemilikan Aset | 40% | 50 | 20 | BPKB kendaraan yang diajukan sebagai agunan tercatat atas nama adik kandung pemohon, bukan atas nama pemohon sendiri. — Bukti: Nama pada BPKB: WAWAN SAPUTRA (ADIK KANDUNG PEMOHON) |
| Mitigasi Risiko | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (50 × 40%) = 50
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: BPKB agunan atas nama pihak ketiga (adik kandung)
Verifikasi lanjutan:
- Apakah Bapak Bayu memiliki surat kuasa atau bukti hibah dari Wawan Saputra terkait kepemilikan kendaraan?
- Bagaimana pemahaman Bapak Bayu mengenai konsekuensi jika terjadi gagal bayar dan proses eksekusi jaminan?
- Berapa estimasi nilai pasar kendaraan Honda Revo 110 tahun 2017?
- Apakah ada aset lain yang dapat dijadikan agunan tambahan atau cadangan?
4. Analisis Keuangan dan Risiko
Arus Kas
| Omzet Harian | 0 |
|---|---|
| Omzet Bulanan | 0 |
| Margin | 20 |
| Laba Bersih Bulanan | 0 |
| Debt Service Ratio | 0 |
Rekomendasi Pinjaman
| Maksimal Plafon | 0 |
|---|---|
| Estimasi Cicilan | - |
| Tenor Rekomendasi | - |
| Dasar Pertimbangan | - |
Sinyal Risiko
| Stabilitas Pendapatan | 1 |
|---|---|
| Rasio Hutang | 1 |
| Risiko Pekerjaan | 0.5 |
| Konsistensi Dokumen | 0.3 |
Uji Ketahanan
| Skenario | Pendapatan Setelah Tekanan | DSR | Hasil | Penjelasan |
|---|---|---|---|---|
| Omzet turun 20% | Rp 0 | 0% | Berisiko Tinggi | Tanpa data omzet awal, skenario stres tidak dapat dihitung secara valid. Diasumsikan berisiko tinggi karena ketiadaan informasi. |
| Omzet turun 30% | Rp 0 | 0% | Berisiko Tinggi | Tanpa data omzet awal, skenario stres tidak dapat dihitung secara valid. Diasumsikan berisiko tinggi karena ketiadaan informasi. |
| Omzet turun 50% | Rp 0 | 0% | Berisiko Tinggi | Tanpa data omzet awal, skenario stres tidak dapat dihitung secara valid. Diasumsikan berisiko tinggi karena ketiadaan informasi. |
5. Temuan, Klaim, dan Bukti
Temuan Utama
- Data Omzet Tidak Tersedia: Tidak ada informasi omzet harian atau bulanan yang ditemukan dalam dokumen maupun transkrip wawancara, sehingga perhitungan kelayakan finansial tidak dapat dilakukan.
- Konsistensi Data Identitas: Nama, NIK, alamat, dan status perkawinan nasabah konsisten antara formulir pengajuan, KTP, Kartu Keluarga, NPWP, dan rekening listrik.
- Kepemilikan BPKB Agunan: BPKB agunan atas nama Wawan Saputra (adik kandung pemohon), bukan atas nama pemohon langsung, memerlukan verifikasi tambahan dan surat kuasa.
- Legalitas Usaha Terverifikasi: Usaha Warung Berkah Rejeki memiliki Surat Keterangan Usaha (SKU) dan Surat Keterangan Domisili yang menyatakan usaha berjalan di alamat yang sama dengan tempat tinggal.
Klaim 1 - Nama dan tanggal lahir pemohon 1
| Pernyataan | Bayu Saputra, lahir di Sleman, 3 Maret 1986. |
|---|---|
| Status | Terverifikasi |
| Hasil Verifikasi | Klaim konsisten dengan informasi di KTP dan Kartu Keluarga yang mencantumkan nama, tempat, dan tanggal lahir yang sama. |
| Dokumen Rujukan | KTP; Kartu Keluarga |
Klaim 2 - Nama dan tanggal lahir pemohon 2
| Pernyataan | Rina Wijayanti lahir di Sleman juga, 10 Januari 1989. |
|---|---|
| Status | Terverifikasi |
| Hasil Verifikasi | Klaim konsisten dengan informasi di Kartu Keluarga yang menyatakan Rina Wijayanti lahir di Sleman, 10 Januari 1989. |
| Dokumen Rujukan | Kartu Keluarga |
Klaim 3 - Alamat KTP
| Pernyataan | Jalan Kaliurang KM 12, Dusun Kranjang, Sardono, Harjo, Ngaglik. |
|---|---|
| Status | Terverifikasi |
| Hasil Verifikasi | Klaim alamat konsisten dengan semua dokumen yang tersedia, termasuk Surat Keterangan Usaha, NPWP, Kartu Keluarga, dan Surat Keterangan Domisili. |
| Dokumen Rujukan | Surat Keterangan Usaha/SIUP; NPWP; Kartu Keluarga; Surat Keterangan Domisili |
Status Verifikasi
| Dokumen | Status | Catatan |
|---|---|---|
| KTP | Terverifikasi | - |
| Kartu Keluarga | Terverifikasi | - |
| NPWP | Terverifikasi | - |
| Rekening Listrik | Terverifikasi | - |
| Surat Keterangan Usaha (SKU) | Terverifikasi | - |
| Surat Keterangan Domisili | Terverifikasi | - |
| Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha | Terverifikasi | - |
| BPKB | Perlu klarifikasi | BPKB atas nama Wawan Saputra (adik kandung), bukan pemohon. |
| STNK | Terverifikasi | - |
| Bukti Cek Fisik Kendaraan | Terverifikasi | - |
| Formulir Pengajuan | Terverifikasi | - |
| Surat Nikah | Terverifikasi | - |
| Data Omzet/Pendapatan | Missing | Tidak ada informasi omzet harian/bulanan dari dokumen maupun wawancara. |
| Data Pengeluaran | Missing | Tidak ada informasi pengeluaran bulanan dari dokumen maupun wawancara. |
| Hutang Existing | Missing | Tidak ada informasi hutang/cicilan yang sudah ada dari dokumen maupun wawancara. |
Kepatuhan Kebijakan
- Plafon pinjaman Rp 30 juta dan tenor 18 bulan sesuai dengan ketentuan KUR Mikro Pegadaian.
- Jenis usaha perdagangan sembako memenuhi kriteria usaha produktif KUR.
- Agunan BPKB bukan atas nama pemohon memerlukan verifikasi kepemilikan dan surat kuasa sesuai kebijakan.
6. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Review Lanjut — data belum cukup
Kekuatan
- Data identitas nasabah konsisten di semua dokumen.
- Usaha memiliki legalitas (SKU, Surat Domisili) dan beroperasi sejak 2021.
- Alamat tempat tinggal dan usaha sama, memudahkan verifikasi.
Kelemahan dan Perhatian
- Tidak ada data omzet dan pengeluaran yang tercatat atau disebutkan.
- Agunan BPKB bukan atas nama pemohon, memerlukan surat kuasa dan verifikasi.
- Wawancara sangat singkat dan tidak mencakup aspek finansial penting.
- Ketiadaan data finansial menghambat perhitungan DSR dan kelayakan.
Tindak Lanjut
| Tindakan | Penanggung Jawab | Alasan |
|---|---|---|
| Prioritas Tinggi | ||
| Lakukan wawancara ulang/lanjutan untuk menggali data omzet, pengeluaran, dan hutang existing. | Analis | Data finansial krusial tidak tersedia, menghambat penilaian kelayakan kredit. |
| Verifikasi kepemilikan BPKB dan pastikan ketersediaan surat kuasa dari pemilik asli (Wawan Saputra). | Verifikator Lapangan | BPKB agunan bukan atas nama pemohon, berpotensi masalah legalitas jaminan. |
| Prioritas Sedang | ||
| Minta bukti transaksi usaha (misal: rekening koran, catatan penjualan) untuk validasi omzet. | Analis | Membutuhkan bukti pendukung untuk memverifikasi pendapatan usaha. |
| Edukasi nasabah mengenai skema jaminan dan konsekuensi gagal bayar. | Analis | Pemahaman nasabah terhadap skema jaminan belum terkonfirmasi. |
Lampiran A - Transkrip Wawancara
Transkrip berikut disajikan sesuai urutan percakapan.
Bagian 1 - Pembukaan Wawancara dan Konfirmasi Data Diri Pemohon
Analis Agus dari Pegadaian memulai wawancara dan survei lokasi usaha dengan Bapak Bayu dan Ibu Rina untuk pengajuan KUR. Analis mengonfirmasi bahwa wawancara akan dilakukan bersamaan dengan kunjungan lapangan. Analis kemudian menanyakan nama lengkap, tanggal lahir, dan alamat sesuai KTP dari kedua pemohon, yang dijawab oleh Bapak Bayu dan Ibu Rina.
Analis 1
Selamat siang Pak Bayu, Bu Rina. Saya Agus dari Pegadaian mau konfirmasi terkait pengajuan KUR kemarin, sekalian survei nih lokasi usahanya.
Pemohon 1
Oh iya, oh iya silakan Pak, silakan duduk. Maaf agak berisik, soalnya dekat jalan raya ini.
Analis 1
Enggak apa-apa Pak, santai aja mah. Ini istilahnya kunjungan lapangan sekalian wawancara ya. Jadi, saya tanya ke Bapak dan Ibu bareng-bareng, bareng aja tidak masalah kan?
Pemohon 1
Boleh Pak, kebetulan saya juga yang pegang warung sehari-hari sih, jadi lebih paham detailnya.
Analis 1
Baik, saya mulai ya. Nama lengkap dan tanggal lahir Bapak dulu.
Pemohon 1
Bayu Saputra, lahir di Sleman, 3 Maret 1986.
Analis 1
Kalau Ibu?
Pemohon 1
Rina Wijayanti lahir di Sleman juga, 10 Januari 1989.
Analis 1
Alamat sesuai KTP di mana ya Pak Bu?
Pemohon 1
Jalan Kaliurang KM 12, Dusun Kranjang, Sardono, Harjo, Ngaglik.
Analis 1
Ini sekaligus alamat tempat tinggal dan usaha ya?