
Pegadaian Co-Pilot Interviewer
Laporan Analisis Wawancara
Dokumen analisis kredit internal
- Referensi
- e6a2300e-87f7-4ee3-8b42-cfb25a3592ac
- Tanggal
- 13 Agustus 2026 pukul 20.11
1. Identitas Pemohon dan Pengajuan
| Nama Pemohon | Dedi Kurniawan | NIK | SIM-KTP-B-0001 |
|---|---|---|---|
| Usaha/Pekerjaan | Bengkel Maju Lancar | Nama Usaha | Kupedes Pegadaian |
| Produk Kredit | KUR | Plafon Pengajuan | Rp 60.000.000 |
| Tenor | 24 bulan | Nomor Pengajuan | 1 |
2. Ringkasan Eksekutif
Dedi Kurniawan mengajukan kredit modal kerja dan alat bengkel sebesar Rp 60 juta dengan tenor 24 bulan untuk usaha Bengkel Maju Lancar yang telah berjalan sejak 2022. Namun, analisis kelayakan sangat terhambat oleh ketiadaan data finansial dan wawancara yang tidak substantif. Terdapat juga ketidaksesuaian nama pemilik agunan. Oleh karena itu, pengajuan ini direkomendasikan untuk ditolak karena risiko yang tidak terukur.
| Keputusan Pengajuan | Belum ada keputusan | Tingkat Risiko | Risiko Tinggi |
|---|---|---|---|
| Skor 5C | 62/100 | Hasil Rekap | Perlu Ditinjau |
| Rekomendasi Analis | Review Lanjut — data belum cukup | ||
| Tingkat Keyakinan | 59% | ||
3. Analisis 5C
Karakter
Skor: 69/100 | Status: Data belum cukup
Integritas dan sikap terhadap kewajiban cukup baik dengan riwayat kredit aktif yang berjalan lancar, namun itikad baik dan konsistensi belum sepenuhnya terverifikasi karena minimnya data wawancara.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Integritas & Konsistensi | 40% | 60 | 24 | Data profil dan dokumen identitas konsisten, namun wawancara terlalu singkat untuk verifikasi mendalam. — Bukti: Nama: Dedi Kurniawan; Nama pemohon: Dedi Kurniawan; Nama pemilik: Dedi Kurniawan |
| Sikap Terhadap Kewajiban | 30% | 80 | 24 | Nasabah memiliki fasilitas kredit aktif dengan angsuran berjalan Rp 2.800.000 per bulan. — Bukti: Angsuran berjalan: Rp 2.800.000 per bulan |
| Itikad Baik | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (60 × 40%) + (80 × 30%) = 69
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Konsistensi data identitas dan usaha di dokumen.; Memiliki riwayat kredit aktif dengan angsuran berjalan.
Verifikasi lanjutan:
- Gali lebih dalam mengenai riwayat pembayaran kredit sebelumnya.
- Verifikasi informasi yang lebih detail terkait tujuan pinjaman dan rencana penggunaan dana.
Kemampuan Bayar
Skor: 80/100 | Status: Data belum cukup
Kapasitas pembayaran sangat berisiko karena tidak ada data pendapatan dan cash flow, meskipun usaha telah berjalan cukup stabil selama lebih dari 4 tahun.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Kecukupan Cash Flow | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemampuan Bayar | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Stabilitas Usaha | 25% | 80 | 20 | Usaha Bengkel Maju Lancar telah beroperasi lebih dari 4 tahun (sejak Juni 2022), menunjukkan stabilitas operasional. — Bukti: Mulai usaha: 10 Juni 2022 |
Perhitungan: (80 × 25%) = 80
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Usaha telah berjalan lebih dari 4 tahun.
Catatan risiko: Tidak ada data pendapatan/omzet yang tersedia.; DSR tidak dapat dihitung.
Verifikasi lanjutan:
- Minta laporan keuangan atau rekening koran untuk verifikasi omzet dan pendapatan.
- Gali informasi detail mengenai pengeluaran bulanan usaha dan pribadi.
Modal
Skor: - | Status: Data belum cukup
Aspek permodalan sangat lemah karena tidak ada informasi mengenai modal pribadi, kemandirian usaha, maupun aset usaha yang jelas.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Komitmen Modal Pribadi | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemandirian Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Aset Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: Tidak ada informasi modal pribadi.; Tidak ada informasi aset usaha.
Verifikasi lanjutan:
- Tanyakan detail modal awal usaha dan sumbernya.
- Minta daftar aset usaha dan estimasi nilainya.
Kondisi Usaha
Skor: - | Status: Data belum cukup
Kondisi usaha berisiko karena kurangnya informasi mengenai ketahanan terhadap faktor eksternal dan kontingensi, meskipun sektor bengkel umumnya stabil.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Ketahanan Faktor Eksternal | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Risiko Sektor Usaha | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kontingensi | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Sektor usaha bengkel yang relatif stabil.
Catatan risiko: Tidak ada rencana kontingensi yang jelas.; Kurangnya informasi ketahanan terhadap faktor eksternal.
Verifikasi lanjutan:
- Tanyakan strategi mitigasi risiko usaha terhadap perubahan pasar atau ekonomi.
- Gali informasi mengenai dana darurat atau sumber pendapatan alternatif.
Jaminan
Skor: 30/100 | Status: Data belum cukup
Jaminan sangat berisiko karena adanya ketidaksesuaian nama pemilik agunan antara pernyataan dan dokumen STNK, serta kurangnya informasi mitigasi risiko.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Skema Jaminan | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kepemilikan Aset | 40% | 30 | 12 | Terdapat ketidaksesuaian nama pemilik agunan; formulir menyatakan milik pemohon, namun STNK atas nama Rudi Kurniawan. — Bukti: Agunan: sepeda motor yang dinyatakan milik pemohon; Nama pemilik: Rudi Kurniawan |
| Mitigasi Risiko | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (30 × 40%) = 30
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: Discrepancy kepemilikan agunan (STNK atas nama pihak lain).; Tidak ada informasi aset cadangan.
Verifikasi lanjutan:
- Verifikasi kepemilikan sah atas agunan yang diajukan.
- Minta dokumen pendukung kepemilikan agunan yang jelas atas nama pemohon.
4. Analisis Keuangan dan Risiko
Arus Kas
| Omzet Harian | 0 |
|---|---|
| Omzet Bulanan | 0 |
| Margin | 20 |
| Laba Bersih Bulanan | 0 |
| Debt Service Ratio | 0 |
Rekomendasi Pinjaman
| Maksimal Plafon | 0 |
|---|---|
| Estimasi Cicilan | - |
| Tenor Rekomendasi | - |
| Dasar Pertimbangan | - |
Sinyal Risiko
| Stabilitas Pendapatan | 1 |
|---|---|
| Rasio Hutang | 1 |
| Risiko Pekerjaan | 0.5 |
| Konsistensi Dokumen | 0.5 |
Uji Ketahanan
| Skenario | Pendapatan Setelah Tekanan | DSR | Hasil | Penjelasan |
|---|---|---|---|---|
| Omzet turun 20% | Rp 0 | 0% | Berisiko Tinggi | Tidak dapat dihitung karena omzet awal tidak diketahui. |
| Omzet turun 30% | Rp 0 | 0% | Berisiko Tinggi | Tidak dapat dihitung karena omzet awal tidak diketahui. |
| Omzet turun 50% | Rp 0 | 0% | Berisiko Tinggi | Tidak dapat dihitung karena omzet awal tidak diketahui. |
5. Temuan, Klaim, dan Bukti
Temuan Utama
- Tidak Ada Data Keuangan: Tidak ada informasi omzet, pendapatan, atau pengeluaran yang ditemukan dari dokumen maupun transkrip wawancara.
- Wawancara Tidak Substantif: Transkrip wawancara sangat singkat dan tidak membahas aspek finansial atau kelayakan kredit nasabah.
- Discrepancy Kepemilikan Agunan: STNK agunan (sepeda motor) terdaftar atas nama Rudi Kurniawan, bukan Dedi Kurniawan (pemohon).
- Usaha Berjalan Cukup Lama: Usaha Bengkel Maju Lancar telah beroperasi sejak Juni 2022, menunjukkan stabilitas operasional awal.
- Konsistensi Data Identitas: Nama dan alamat pemohon konsisten di KTP, Formulir Pengajuan, dan SKU.
Klaim 1 - Tidak Ada Data Keuangan
| Pernyataan | Tidak ada informasi omzet, pendapatan, atau pengeluaran yang ditemukan dari dokumen maupun transkrip wawancara. |
|---|---|
| Status | negative |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 2 - Wawancara Tidak Substantif
| Pernyataan | Transkrip wawancara sangat singkat dan tidak membahas aspek finansial atau kelayakan kredit nasabah. |
|---|---|
| Status | negative |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 3 - Discrepancy Kepemilikan Agunan
| Pernyataan | STNK agunan (sepeda motor) terdaftar atas nama Rudi Kurniawan, bukan Dedi Kurniawan (pemohon). |
|---|---|
| Status | warning |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 4 - Usaha Berjalan Cukup Lama
| Pernyataan | Usaha Bengkel Maju Lancar telah beroperasi sejak Juni 2022, menunjukkan stabilitas operasional awal. |
|---|---|
| Status | positive |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 5 - Konsistensi Data Identitas
| Pernyataan | Nama dan alamat pemohon konsisten di KTP, Formulir Pengajuan, dan SKU. |
|---|---|
| Status | positive |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Status Verifikasi
| Dokumen | Status | Catatan |
|---|---|---|
| KTP | Terverifikasi | - |
| Formulir Pengajuan | Terverifikasi | - |
| SKU | Terverifikasi | - |
| STNK Agunan | Perlu klarifikasi | Nama pemilik di STNK (Rudi Kurniawan) berbeda dengan pemohon (Dedi Kurniawan). |
| Ringkasan Kewajiban Kredit | Terverifikasi | Menunjukkan angsuran berjalan Rp 2.800.000/bulan. |
| Data Omzet/Pendapatan | Missing | Tidak ada dokumen atau pernyataan yang memuat informasi omzet/pendapatan. |
| Data Pengeluaran | Missing | Tidak ada dokumen atau pernyataan yang memuat informasi pengeluaran. |
Kepatuhan Kebijakan
- Plafon pinjaman Rp 60.000.000 dan tenor 24 bulan sesuai dengan ketentuan KUR Mikro Pegadaian.
- Jenis usaha bengkel termasuk dalam sektor yang didukung KUR.
- Terdapat kewajiban kredit berjalan Rp 2.800.000/bulan yang perlu diperhitungkan.
- Kepemilikan agunan perlu diverifikasi ulang karena adanya discrepancy nama.
6. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Review Lanjut — data belum cukup
Kekuatan
- Usaha Bengkel Maju Lancar telah beroperasi selama sekitar 4 tahun.
- Data identitas dan usaha (KTP, SKU, Formulir Pengajuan) konsisten.
Kelemahan dan Perhatian
- Tidak ada data omzet, pendapatan, atau pengeluaran yang tersedia.
- Wawancara sangat singkat dan tidak membahas informasi finansial penting.
- Agunan (STNK) tidak atas nama pemohon, menimbulkan pertanyaan kepemilikan.
- Kelayakan bayar tidak dapat dihitung karena ketiadaan data cashflow.
Tindak Lanjut
| Tindakan | Penanggung Jawab | Alasan |
|---|---|---|
| Prioritas Tinggi | ||
| Minta laporan keuangan/rekening koran 3-6 bulan terakhir | Analis | Data finansial (omzet, laba, pengeluaran) mutlak diperlukan untuk menilai kelayakan kredit. |
| Lakukan wawancara ulang yang komprehensif | Analis | Wawancara sebelumnya tidak membahas topik krusial untuk penilaian kredit. |
| Verifikasi kepemilikan agunan (STNK) | Verifikator Lapangan | Terdapat discrepancy nama pemilik pada STNK agunan yang diajukan. |
| Prioritas Sedang | ||
| Kunjungi lokasi usaha untuk verifikasi operasional | Verifikator Lapangan | Memastikan keberadaan dan aktivitas usaha sesuai yang diajukan. |
Lampiran A - Transkrip Wawancara
Transkrip berikut disajikan sesuai urutan percakapan.
Bagian 1 - Persiapan dan Permintaan Daftar Dokumen
Analis memulai percakapan dengan menyatakan bahwa pemanasan telah dilakukan sebelumnya dan tidak ada yang perlu disegarkan. Kemudian, analis meminta untuk melihat daftar dokumen dan daftar periksa, secara spesifik menunjuk ke bagian paling kanan. Analis juga menyebutkan adanya kemungkinan bug di Excel.
Analis 1
Enggak soalnya udah yang tadi kan.
Analis 1
Pemanasannya tuh yang tadi yang pertama kali. Ini aku nggak merefresh apa-apa.
Analis 1
Coba daftar dokumen.
Analis 1
Daftar periksa
Analis 1
yang paling kanan.
Analis 1
Daftar periksa.
Analis 1
Emang ada bug di Excel rasa Medok sih.
Analis 1
Coba-coba akhiri.