PT Svarna Kriya Nusantara mengajukan pembiayaan Rp400 juta untuk modal kerja proyek seragam dengan PT Karya Logistik Nasional, didukung agunan emas. Meskipun memiliki sumber pelunasan yang jelas dari termin kontrak, pengajuan melebihi batas taksiran awal agunan. Rekomendasi 'Review Lanjut' diberikan untuk verifikasi kontrak, taksiran agunan resmi, dan penyesuaian plafon sesuai hasil taksiran.
Analisis 5C
Detail aspek kredit, bukti, sinyal positif, dan catatan risiko.
Karakter
Baik
79/100
Nasabah menunjukkan integritas dan konsistensi yang baik dalam memberikan informasi, dengan sebagian besar pernyataan didukung oleh dokumen. Sikap terhadap kewajiban dan itikad baik juga terlihat positif.
Integritas & Konsistensi85/100
Pernyataan nasabah mengenai struktur perusahaan, tujuan pembiayaan, dan agunan konsisten dengan dokumen yang dilampirkan.
“Saya Raka Adiputra, Direktur Utama PT Swarna Kriya Nusantara. Perusahaan memproduksi seragam korporasi dan tekstil jadi sejak September 2016.” · wawancara · keyakinan 100%
“Raka Adiputra sebagai Direktur Utama.” · dokumen · keyakinan 100%
“Kami mengajukan empat ratus juta rupiah selama seratus dua puluh hari untuk mendukung kontrak pengadaan dua belas ribu set seragam PT Karya Logistik Nasional.” · wawancara · keyakinan 100%
“Agunan empat batang emas masing-masing lima puluh gram, total dua ratus gram, kadar sembilan ratus sembilan puluh sembilan koma sembilan, seluruhnya milik PT Swarna Ria Nusantara.” · wawancara · keyakinan 100%
Sikap Terhadap Kewajiban75/100
Nasabah memiliki kewajiban pinjaman lain yang berjalan lancar dan bersedia menyesuaikan plafon pinjaman jika taksiran agunan lebih rendah.
“Ada kewajiban sekitar dua puluh delapan juta rupiah per bulan dan tersisa empat belas bulan. Pembayaran sejauh ini berjalan sesuai jadwal.” · wawancara · keyakinan 100%
“Kami bersedia menyesuaikan plafon masing-masing sesuai hasil taksiran atau menambah agunan yang dapat diverifikasi. Kami tidak meminta pengecualian atas kondisi tersebut.” · wawancara · keyakinan 100%
Itikad Baik75/100
Nasabah kooperatif dalam menjawab pertanyaan, termasuk mengenai selisih proyeksi dan kesiapan menghadapi potensi keterlambatan pembayaran.
“Karena proyeksi seratus dua puluh hari hanya memasukkan uang muka dan termin pengiriman. Retensi seratus dua puluh enam juta rupiah itu baru dibayar tiga puluh hari setelah serah terima dan diperkiraan berada di luar horizon itu.” · wawancara · keyakinan 100%
“Kami akan menjaga buffer cash, mempercepat penagihan piutang lain, dan berkoordinasi lebih awal mengenai berita acara. Namun kami memahami perubahan jadwal tetap harus dilaporkan dan dinilai kembali.” · wawancara · keyakinan 100%
Sinyal Positif
Konsistensi informasi antara wawancara dan dokumen.Kesediaan untuk menyesuaikan plafon pinjaman berdasarkan hasil taksiran agunan.Proaktif dalam menjelaskan mitigasi risiko operasional.
Kemampuan Bayar
Baik
78/100
PT Svarna Kriya Nusantara menunjukkan kapasitas keuangan yang baik dengan arus kas operasional stabil dan kemampuan bayar yang memadai, didukung oleh kontrak besar. Namun, perlu perhatian pada DSR yang mendekati batas aman dan usia usaha yang masih berkembang.
Kecukupan Cash Flow85/100
Omzet dan arus kas operasional perusahaan terdokumentasi dengan baik dan konsisten, didukung oleh kontrak pengadaan yang besar.
“Ringkasan Mutasi Rekening Januari sampai Juni 2026” · dokumen · keyakinan 100%
Kemampuan Bayar75/100
DSR berada dalam batas yang dapat diterima, dan perusahaan memiliki rencana pelunasan yang jelas dari termin kontrak, meskipun margin proyek saja tidak cukup.
“Ada kewajiban sekitar dua puluh delapan juta rupiah per bulan dan tersisa empat belas bulan. Pembayaran sejauh ini berjalan sesuai jadwal.” · wawancara · keyakinan 100%
“Tidak cukup jika hanya melihat margin karena itu sumber pelunasan harus berasal dari termin tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah, bukan dari margin proyek saja.” · wawancara · keyakinan 100%
Usaha telah beroperasi sejak 2016 dengan operasional teratur dan fasilitas produksi milik sendiri, menunjukkan stabilitas yang cukup baik.
“Saya Raka Adiputra, Direktur Utama PT Swarna Kriya Nusantara. Perusahaan memproduksi seragam korporasi dan tekstil jadi sejak September 2016.” · wawancara · keyakinan 100%
“Kami memiliki enam puluh empat karyawan dan fasilitas produksi milik perusahaan di Bandung. Produksi utama kami adalah seragam korporasi dengan pekerjaan bebas kontrak.” · wawancara · keyakinan 100%
Sinyal Positif
Memiliki kontrak pengadaan besar yang menjadi sumber pelunasan utama.Arus kas operasional bulanan yang stabil dan terdokumentasi.Usaha telah beroperasi lebih dari 5 tahun dengan fasilitas produksi sendiri.
Probing Disarankan
Bagaimana strategi perusahaan untuk mengelola risiko jika terjadi penundaan pembayaran termin dari PT Karya Logistik Nasional?Apakah ada rencana diversifikasi pelanggan untuk mengurangi ketergantungan pada satu kontrak besar?
Modal
Perlu Perhatian
72/100
PT Svarna Kriya Nusantara menunjukkan komitmen modal pribadi yang kuat dan memiliki aset usaha yang memadai. Reinvestasi periodik juga terlihat, menunjukkan kemandirian usaha yang baik.
Komitmen Modal Pribadi-
Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini.
Kemandirian Usaha70/100
Perusahaan memiliki saldo kas yang cukup untuk menopang operasional rutin dan proyek berjalan, menunjukkan adanya reinvestasi dan tidak sepenuhnya bergantung pada pinjaman.
“Saldo kas akhir Juni dua ratus delapan puluh enam juta rupiah, tetapi dana tersebut juga menopang gaji, pemasok, dan proyek berjalan lain. Menggunakan seluruh kas akan mengganggu operasional rutin.” · wawancara · keyakinan 100%
“Saldo akhir Rp286.000.000” · dokumen · keyakinan 100%
Aset Usaha75/100
Perusahaan memiliki aset emas batangan senilai Rp480.000.000 yang terdokumentasi dan dapat dijaminkan.
“Agunan empat batang emas masing-masing lima puluh gram, total dua ratus gram, kadar sembilan ratus sembilan puluh sembilan koma sembilan, seluruhnya milik PT Swarna Ria Nusantara.” · wawancara · keyakinan 100%
“Nilai pasar awal Rp480.000.000” · dokumen · keyakinan 100%
“Emas dibeli perusahaan pada tahun 2023 dicatat dalam daftar aset dengan nilai perolehan tiga ratus empat puluh dua juta rupiah dan didukung faktur pembelian serta bukti transfer dari rekening perusahaan.” · wawancara · keyakinan 100%
Sinyal Positif
Kepemilikan saham mayoritas oleh Direktur Utama.Saldo kas operasional yang memadai.Aset emas batangan yang terdokumentasi sebagai milik perusahaan.
Kondisi Usaha
Perlu Perhatian
70/100
PT Svarna Kriya Nusantara beroperasi di sektor manufaktur tekstil yang cukup stabil dengan strategi mitigasi risiko yang memadai, meskipun ada ketergantungan pada kontrak besar dan potensi risiko keterlambatan pasokan.
Ketahanan Faktor Eksternal75/100
Usaha memiliki strategi mitigasi untuk keterlambatan pemasok dan memantau milestone proyek secara rutin, namun kontrak saat ini adalah yang pertama dengan PT Karya Logistik Nasional.
“Ada pak, kami memiliki pemasok alternatif yang pernah digunain. Sebelum dialihkan, sampel kain tetap harus diuji agar warna dan gramasi sesuai kontrak.” · wawancara · keyakinan 100%
“Kami memantau milestonenya tuh setiap dua minggu, mulai dari bahan masuk, pemotongan, jahit, QA, QC” · wawancara · keyakinan 100%
“Eh kontrak ini menjadi proyek besar pertama dengan PT Karya Logistik Nasional. Karena itu kami setuju bila progress order sama jadwal pembayarannya itu dikonfirmasi langsung.” · wawancara · keyakinan 100%
Risiko Sektor Usaha70/100
Perusahaan beroperasi di sektor manufaktur seragam korporasi dengan basis kontrak, menunjukkan stabilitas meskipun kompetisi mungkin ada.
“Saya Raka Adiputra, Direktur Utama PT Swarna Kriya Nusantara. Perusahaan memproduksi seragam korporasi dan tekstil jadi sejak September 2016.” · wawancara · keyakinan 100%
“Kami memiliki enam puluh empat karyawan dan fasilitas produksi milik perusahaan di Bandung. Produksi utama kami adalah seragam korporasi dengan pekerjaan bebas kontrak.” · wawancara · keyakinan 100%
Kontingensi65/100
Perusahaan memiliki buffer kas dan strategi penagihan piutang, namun rencana cadangan untuk keterlambatan pembayaran termin perlu lebih detail.
“Kami akan menjaga buffer cash, mempercepat penagihan piutang lain, dan berkoordinasi lebih awal mengenai berita acara. Namun kami memahami perubahan jadwal tetap harus dilaporkan dan dinilai kembali.” · wawancara · keyakinan 100%
“Saldo kas akhir Juni dua ratus delapan puluh enam juta rupiah, tetapi dana tersebut juga menopang gaji, pemasok, dan proyek berjalan lain. Menggunakan seluruh kas akan mengganggu operasional rutin.” · wawancara · keyakinan 100%
Sinyal Positif
Memiliki pemasok alternatif untuk mitigasi risiko keterlambatan bahan baku.Sistem pemantauan proyek yang terstruktur setiap dua minggu.Memiliki buffer kas dan strategi penagihan piutang untuk menghadapi keterlambatan pembayaran.
Probing Disarankan
Bagaimana detail rencana kontingensi jika terjadi penundaan pembayaran termin dari PT Karya Logistik Nasional lebih dari dua minggu?Apakah ada diversifikasi pelanggan lain selain PT Karya Logistik Nasional untuk mengurangi risiko ketergantungan pada satu klien besar?
Jaminan
Baik
82/100
Agunan berupa emas batangan milik perusahaan dengan nilai yang memadai, namun pengajuan melebihi batas pembiayaan awal. Nasabah menunjukkan pemahaman yang baik tentang skema jaminan dan bersedia menyesuaikan plafon.
Pemahaman Skema Jaminan90/100
Nasabah memahami perbedaan antara nilai pasar agunan dan batas pembiayaan, serta konsekuensi jika nilai taksiran resmi lebih rendah.
“Kami memahami nilai pasar tidak sama dengan jumlah pembiayaan. Nilainya tetap mengikuti pemeriksaan fisik, kadar, berat, dan ketentuan resmi.” · wawancara · keyakinan 100%
“Kami bersedia menyesuaikan plafon masing-masing sesuai hasil taksiran atau menambah agunan yang dapat diverifikasi. Kami tidak meminta pengecualian atas kondisi tersebut.” · wawancara · keyakinan 100%
Kepemilikan Aset85/100
Agunan berupa empat batang emas total 200 gram adalah milik PT Svarna Kriya Nusantara, didukung faktur pembelian dan tercatat dalam daftar aset.
“Agunan empat batang emas masing-masing lima puluh gram, total dua ratus gram, kadar sembilan ratus sembilan puluh sembilan koma sembilan, seluruhnya milik PT Swarna Ria Nusantara.” · wawancara · keyakinan 100%
“Emas dibeli perusahaan pada tahun 2023 dicatat dalam daftar aset dengan nilai perolehan tiga ratus empat puluh dua juta rupiah dan didukung faktur pembelian serta bukti transfer dari rekening perusahaan.” · wawancara · keyakinan 100%
Mitigasi Risiko70/100
Nilai taksiran awal emas Rp390.000.000, yang sedikit di bawah pengajuan Rp400.000.000, namun nasabah bersedia menyesuaikan plafon atau menambah agunan.
“Kami bersedia menyesuaikan plafon masing-masing sesuai hasil taksiran atau menambah agunan yang dapat diverifikasi. Kami tidak meminta pengecualian atas kondisi tersebut.” · wawancara · keyakinan 100%
Sinyal Positif
Agunan berupa emas batangan dengan kepemilikan jelas oleh perusahaan.Nasabah memahami skema jaminan dan bersedia menyesuaikan plafon atau menambah agunan jika diperlukan.Persetujuan komisaris untuk pengagunan aset telah dilampirkan.
Sinyal Risiko
Pengajuan pembiayaan melebihi batas pembiayaan awal agunan sebesar Rp10.000.000.
Probing Disarankan
Konfirmasi hasil taksiran resmi agunan emas dan keputusan perusahaan terkait penyesuaian plafon atau penambahan agunan.
Kekuatan Pengajuan
Sumber pelunasan utama (termin kontrak Rp756 juta) jauh melebihi jumlah pinjaman.
Agunan emas batangan milik perusahaan dengan nilai pasar Rp480 juta.
Nasabah menunjukkan pemahaman kuat tentang operasional dan mitigasi risiko produksi.
Kesiapan produksi dan pemasok alternatif untuk menjaga jadwal proyek.
Komitmen nasabah untuk menyesuaikan plafon atau menambah agunan jika diperlukan.
Kelemahan dan Perhatian
Plafon pengajuan Rp400 juta melebihi batas pembiayaan awal agunan Rp390 juta.
DSR sangat tinggi (108.56%) jika pinjaman dihitung sebagai angsuran bulanan, meskipun ini adalah bullet payment.
Proyek dengan PT Karya Logistik Nasional adalah yang pertama, memerlukan konfirmasi langsung progress order dan jadwal pembayaran.
Ketergantungan pada satu termin pembayaran besar untuk pelunasan.
Arus Kas
Omzet Harian
37777777.77
Omzet Bulanan
1133333333
Margin
10.9%
Laba Bersih
124166667
DSR
22.55%
Rekomendasi Pinjaman
Maksimal Plafon
390000000
Sinyal Risiko
Stabilitas Pendapatan
0.3
Rasio Hutang
0.6
Risiko Pekerjaan
0.2
Konsistensi Dokumen
0.2
Temuan Penting
Sumber Pelunasan Jelas
Pelunasan utama berasal dari termin setelah pengiriman sebesar Rp756.000.000 dari PT Karya Logistik Nasional, yang nilainya jauh melebihi kewajiban.
Plafon Pengajuan Melebihi Batas Awal Agunan
Pengajuan Rp400.000.000 lebih tinggi Rp10.000.000 dari batas pembiayaan awal agunan emas Rp390.000.000.
Kesiapan Produksi dan Mitigasi Risiko
Perusahaan memiliki kapasitas produksi, jadwal terencana, dan pemasok alternatif untuk mitigasi risiko keterlambatan bahan baku.
DSR Tinggi dalam Skenario Angsuran Bulanan
Jika pinjaman diangsur bulanan, DSR mencapai 108.56%, menunjukkan beban utang yang sangat tinggi. Namun, ini adalah bullet payment.
Komitmen Penyesuaian Plafon
Nasabah bersedia menyesuaikan plafon pinjaman atau menambah agunan jika hasil taksiran resmi lebih rendah dari pengajuan.
Uji Ketahanan
dsr after28.2
explanationDengan penurunan omzet 20%, laba bersih bulanan menurun, namun DSR masih di bawah 30% untuk skenario bullet payment.
monthly net income after99333333.6
scenarioOmzet turun 20%
dsr after32.21
explanationPenurunan omzet 30% menyebabkan laba bersih bulanan semakin tertekan, DSR melewati batas aman 30%.
monthly net income after86916667
scenarioOmzet turun 30%
dsr after45.84
explanationPenurunan omzet 50% secara signifikan mengurangi laba bersih, membuat DSR sangat tinggi dan kemampuan bayar sangat berisiko.
monthly net income after61083333.5
scenarioOmzet turun 50%
Status Verifikasi
itemKTP Raka Adiputra
statusTerverifikasi
itemNPWP Raka Adiputra
statusTerverifikasi
itemAkta Perubahan PT Svarna Kriya Nusantara
statusTerverifikasi
itemStruktur Kepemilikan dan Manajemen
statusTerverifikasi
itemMutasi Rekening Jan-Jun 2026
statusTerverifikasi
itemLaporan Taksiran Awal Emas
notePengajuan Rp400.000.000 melebihi batas pembiayaan awal Rp390.000.000.
statusPerlu klarifikasi
itemRencana Pelunasan
statusTerverifikasi
itemKontrak PT Karya Logistik Nasional
notePerlu verifikasi langsung ke PT Karya Logistik Nasional.
statusDiproses
itemPurchase Order 12000 Set
notePerlu verifikasi langsung ke PT Karya Logistik Nasional.
statusDiproses
itemFaktur Pembelian Emas
statusTerverifikasi
itemSertifikat Emas
statusTerverifikasi
itemFoto Agunan Emas
statusTerverifikasi
itemPersetujuan Komisaris
statusTerverifikasi
Kepatuhan Kebijakan
Plafon pinjaman Rp400 juta sesuai dengan ketentuan KUR Pegadaian untuk modal kerja.
Tenor 4 bulan (120 hari) sesuai dengan karakteristik pinjaman modal kerja jangka pendek.
Jenis usaha manufaktur seragam korporasi dan tekstil jadi termasuk dalam sektor produktif yang didukung KUR.
Agunan emas batangan diterima sesuai kebijakan Pegadaian.
Rekomendasi Tindak Lanjut
Prioritas Tinggi
Verifikasi kontrak dan Purchase Order PT Karya Logistik Nasional secara langsung.
Verifikator Lapangan
Memastikan keabsahan dan status efektif kontrak serta PO, terutama karena ini proyek besar pertama dengan klien tersebut.
Lakukan pemeriksaan fisik dan taksiran resmi agunan emas.
Tim Appraisal
Menentukan nilai pembiayaan final agunan dan memastikan kesesuaian dengan dokumen serta fisik emas.
Prioritas Sedang
Konfirmasi kesediaan nasabah untuk penyesuaian plafon berdasarkan hasil taksiran agunan.
Analis
Memastikan komitmen nasabah terhadap penyesuaian plafon jika nilai taksiran resmi lebih rendah dari pengajuan.
Verifikasi mutasi rekening perusahaan untuk periode setelah Juni 2026.
Analis
Memastikan stabilitas arus kas dan penggunaan uang muka proyek yang sudah diterima.
Pegadaian Co-Pilot Interviewer
Laporan Analisis Wawancara
Dokumen analisis kredit internal
Referensi
upload-2a82361e017e
Tanggal
25 Agustus 2026 pukul 14.39
1. Identitas Pemohon dan Pengajuan
Nama Pemohon
Raka Adiputra
NIK
SIM-KTP-RA-19850320
Usaha/Pekerjaan
Manufaktur seragam korporasi dan tekstil jadi
Nama Usaha
PT Svarna Kriya Nusantara
Produk Kredit
Gadai Emas Bisnis
Plafon Pengajuan
Rp 400.000.000
Tenor
4 bulan
Nomor Pengajuan
2
2. Ringkasan Eksekutif
PT Svarna Kriya Nusantara mengajukan pembiayaan Rp400 juta untuk modal kerja proyek seragam dengan PT Karya Logistik Nasional, didukung agunan emas. Meskipun memiliki sumber pelunasan yang jelas dari termin kontrak, pengajuan melebihi batas taksiran awal agunan. Rekomendasi 'Review Lanjut' diberikan untuk verifikasi kontrak, taksiran agunan resmi, dan penyesuaian plafon sesuai hasil taksiran.
Keputusan Pengajuan
Belum ada keputusan
Tingkat Risiko
Risiko Sedang
Skor 5C
77/100
Hasil Rekap
Layak
Rekomendasi Analis
Tinjau Lanjut
Tingkat Keyakinan
89%
3. Analisis 5C
Karakter
Skor: 79/100 | Status: Baik
Nasabah menunjukkan integritas dan konsistensi yang baik dalam memberikan informasi, dengan sebagian besar pernyataan didukung oleh dokumen. Sikap terhadap kewajiban dan itikad baik juga terlihat positif.
Sub-aspek
Bobot
Skor
Nilai tertimbang
Dasar penilaian dan bukti
Integritas & Konsistensi
40%
85
34
Pernyataan nasabah mengenai struktur perusahaan, tujuan pembiayaan, dan agunan konsisten dengan dokumen yang dilampirkan. — Bukti: Saya Raka Adiputra, Direktur Utama PT Swarna Kriya Nusantara. Perusahaan memproduksi seragam korporasi dan tekstil jadi sejak September 2016.; Raka Adiputra sebagai Direktur Utama.; Kami mengajukan empat ratus juta rupiah selama seratus dua puluh hari untuk mendukung kontrak pengadaan dua belas ribu set seragam PT Karya Logistik Nasional.; Agunan empat batang emas masing-masing lima puluh gram, total dua ratus gram, kadar sembilan ratus sembilan puluh sembilan koma sembilan, seluruhnya milik PT Swarna Ria Nusantara.
Sikap Terhadap Kewajiban
30%
75
22,5
Nasabah memiliki kewajiban pinjaman lain yang berjalan lancar dan bersedia menyesuaikan plafon pinjaman jika taksiran agunan lebih rendah. — Bukti: Ada kewajiban sekitar dua puluh delapan juta rupiah per bulan dan tersisa empat belas bulan. Pembayaran sejauh ini berjalan sesuai jadwal.; Kami bersedia menyesuaikan plafon masing-masing sesuai hasil taksiran atau menambah agunan yang dapat diverifikasi. Kami tidak meminta pengecualian atas kondisi tersebut.
Itikad Baik
30%
75
22,5
Nasabah kooperatif dalam menjawab pertanyaan, termasuk mengenai selisih proyeksi dan kesiapan menghadapi potensi keterlambatan pembayaran. — Bukti: Karena proyeksi seratus dua puluh hari hanya memasukkan uang muka dan termin pengiriman. Retensi seratus dua puluh enam juta rupiah itu baru dibayar tiga puluh hari setelah serah terima dan diperkiraan berada di luar horizon itu.; Kami akan menjaga buffer cash, mempercepat penagihan piutang lain, dan berkoordinasi lebih awal mengenai berita acara. Namun kami memahami perubahan jadwal tetap harus dilaporkan dan dinilai kembali.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Konsistensi informasi antara wawancara dan dokumen.; Kesediaan untuk menyesuaikan plafon pinjaman berdasarkan hasil taksiran agunan.; Proaktif dalam menjelaskan mitigasi risiko operasional.
Kemampuan Bayar
Skor: 78/100 | Status: Baik
PT Svarna Kriya Nusantara menunjukkan kapasitas keuangan yang baik dengan arus kas operasional stabil dan kemampuan bayar yang memadai, didukung oleh kontrak besar. Namun, perlu perhatian pada DSR yang mendekati batas aman dan usia usaha yang masih berkembang.
Sub-aspek
Bobot
Skor
Nilai tertimbang
Dasar penilaian dan bukti
Kecukupan Cash Flow
40%
85
34
Omzet dan arus kas operasional perusahaan terdokumentasi dengan baik dan konsisten, didukung oleh kontrak pengadaan yang besar. — Bukti: Ringkasan Mutasi Rekening Januari sampai Juni 2026
Kemampuan Bayar
35%
75
26,25
DSR berada dalam batas yang dapat diterima, dan perusahaan memiliki rencana pelunasan yang jelas dari termin kontrak, meskipun margin proyek saja tidak cukup. — Bukti: Ada kewajiban sekitar dua puluh delapan juta rupiah per bulan dan tersisa empat belas bulan. Pembayaran sejauh ini berjalan sesuai jadwal.; Tidak cukup jika hanya melihat margin karena itu sumber pelunasan harus berasal dari termin tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah, bukan dari margin proyek saja.; Rencana Pelunasan Pembiayaan
Stabilitas Usaha
25%
70
17,5
Usaha telah beroperasi sejak 2016 dengan operasional teratur dan fasilitas produksi milik sendiri, menunjukkan stabilitas yang cukup baik. — Bukti: Saya Raka Adiputra, Direktur Utama PT Swarna Kriya Nusantara. Perusahaan memproduksi seragam korporasi dan tekstil jadi sejak September 2016.; Kami memiliki enam puluh empat karyawan dan fasilitas produksi milik perusahaan di Bandung. Produksi utama kami adalah seragam korporasi dengan pekerjaan bebas kontrak.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Memiliki kontrak pengadaan besar yang menjadi sumber pelunasan utama.; Arus kas operasional bulanan yang stabil dan terdokumentasi.; Usaha telah beroperasi lebih dari 5 tahun dengan fasilitas produksi sendiri.
Verifikasi lanjutan:
Bagaimana strategi perusahaan untuk mengelola risiko jika terjadi penundaan pembayaran termin dari PT Karya Logistik Nasional?
Apakah ada rencana diversifikasi pelanggan untuk mengurangi ketergantungan pada satu kontrak besar?
Modal
Skor: 72/100 | Status: Perlu Perhatian
PT Svarna Kriya Nusantara menunjukkan komitmen modal pribadi yang kuat dan memiliki aset usaha yang memadai. Reinvestasi periodik juga terlihat, menunjukkan kemandirian usaha yang baik.
Sub-aspek
Bobot
Skor
Nilai tertimbang
Dasar penilaian dan bukti
Komitmen Modal Pribadi
40%
-
-
Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini.
Kemandirian Usaha
30%
70
21
Perusahaan memiliki saldo kas yang cukup untuk menopang operasional rutin dan proyek berjalan, menunjukkan adanya reinvestasi dan tidak sepenuhnya bergantung pada pinjaman. — Bukti: Saldo kas akhir Juni dua ratus delapan puluh enam juta rupiah, tetapi dana tersebut juga menopang gaji, pemasok, dan proyek berjalan lain. Menggunakan seluruh kas akan mengganggu operasional rutin.; Saldo akhir Rp286.000.000
Aset Usaha
30%
75
22,5
Perusahaan memiliki aset emas batangan senilai Rp480.000.000 yang terdokumentasi dan dapat dijaminkan. — Bukti: Agunan empat batang emas masing-masing lima puluh gram, total dua ratus gram, kadar sembilan ratus sembilan puluh sembilan koma sembilan, seluruhnya milik PT Swarna Ria Nusantara.; Nilai pasar awal Rp480.000.000; Emas dibeli perusahaan pada tahun 2023 dicatat dalam daftar aset dengan nilai perolehan tiga ratus empat puluh dua juta rupiah dan didukung faktur pembelian serta bukti transfer dari rekening perusahaan.
Perhitungan: (70 × 30%) + (75 × 30%) = 72
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Kepemilikan saham mayoritas oleh Direktur Utama.; Saldo kas operasional yang memadai.; Aset emas batangan yang terdokumentasi sebagai milik perusahaan.
Kondisi Usaha
Skor: 70/100 | Status: Perlu Perhatian
PT Svarna Kriya Nusantara beroperasi di sektor manufaktur tekstil yang cukup stabil dengan strategi mitigasi risiko yang memadai, meskipun ada ketergantungan pada kontrak besar dan potensi risiko keterlambatan pasokan.
Sub-aspek
Bobot
Skor
Nilai tertimbang
Dasar penilaian dan bukti
Ketahanan Faktor Eksternal
35%
75
26,25
Usaha memiliki strategi mitigasi untuk keterlambatan pemasok dan memantau milestone proyek secara rutin, namun kontrak saat ini adalah yang pertama dengan PT Karya Logistik Nasional. — Bukti: Ada pak, kami memiliki pemasok alternatif yang pernah digunain. Sebelum dialihkan, sampel kain tetap harus diuji agar warna dan gramasi sesuai kontrak.; Kami memantau milestonenya tuh setiap dua minggu, mulai dari bahan masuk, pemotongan, jahit, QA, QC; Eh kontrak ini menjadi proyek besar pertama dengan PT Karya Logistik Nasional. Karena itu kami setuju bila progress order sama jadwal pembayarannya itu dikonfirmasi langsung.
Risiko Sektor Usaha
35%
70
24,5
Perusahaan beroperasi di sektor manufaktur seragam korporasi dengan basis kontrak, menunjukkan stabilitas meskipun kompetisi mungkin ada. — Bukti: Saya Raka Adiputra, Direktur Utama PT Swarna Kriya Nusantara. Perusahaan memproduksi seragam korporasi dan tekstil jadi sejak September 2016.; Kami memiliki enam puluh empat karyawan dan fasilitas produksi milik perusahaan di Bandung. Produksi utama kami adalah seragam korporasi dengan pekerjaan bebas kontrak.
Kontingensi
30%
65
19,5
Perusahaan memiliki buffer kas dan strategi penagihan piutang, namun rencana cadangan untuk keterlambatan pembayaran termin perlu lebih detail. — Bukti: Kami akan menjaga buffer cash, mempercepat penagihan piutang lain, dan berkoordinasi lebih awal mengenai berita acara. Namun kami memahami perubahan jadwal tetap harus dilaporkan dan dinilai kembali.; Saldo kas akhir Juni dua ratus delapan puluh enam juta rupiah, tetapi dana tersebut juga menopang gaji, pemasok, dan proyek berjalan lain. Menggunakan seluruh kas akan mengganggu operasional rutin.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Memiliki pemasok alternatif untuk mitigasi risiko keterlambatan bahan baku.; Sistem pemantauan proyek yang terstruktur setiap dua minggu.; Memiliki buffer kas dan strategi penagihan piutang untuk menghadapi keterlambatan pembayaran.
Verifikasi lanjutan:
Bagaimana detail rencana kontingensi jika terjadi penundaan pembayaran termin dari PT Karya Logistik Nasional lebih dari dua minggu?
Apakah ada diversifikasi pelanggan lain selain PT Karya Logistik Nasional untuk mengurangi risiko ketergantungan pada satu klien besar?
Jaminan
Skor: 82/100 | Status: Baik
Agunan berupa emas batangan milik perusahaan dengan nilai yang memadai, namun pengajuan melebihi batas pembiayaan awal. Nasabah menunjukkan pemahaman yang baik tentang skema jaminan dan bersedia menyesuaikan plafon.
Sub-aspek
Bobot
Skor
Nilai tertimbang
Dasar penilaian dan bukti
Pemahaman Skema Jaminan
30%
90
27
Nasabah memahami perbedaan antara nilai pasar agunan dan batas pembiayaan, serta konsekuensi jika nilai taksiran resmi lebih rendah. — Bukti: Kami memahami nilai pasar tidak sama dengan jumlah pembiayaan. Nilainya tetap mengikuti pemeriksaan fisik, kadar, berat, dan ketentuan resmi.; Kami bersedia menyesuaikan plafon masing-masing sesuai hasil taksiran atau menambah agunan yang dapat diverifikasi. Kami tidak meminta pengecualian atas kondisi tersebut.
Kepemilikan Aset
40%
85
34
Agunan berupa empat batang emas total 200 gram adalah milik PT Svarna Kriya Nusantara, didukung faktur pembelian dan tercatat dalam daftar aset. — Bukti: Agunan empat batang emas masing-masing lima puluh gram, total dua ratus gram, kadar sembilan ratus sembilan puluh sembilan koma sembilan, seluruhnya milik PT Swarna Ria Nusantara.; Emas dibeli perusahaan pada tahun 2023 dicatat dalam daftar aset dengan nilai perolehan tiga ratus empat puluh dua juta rupiah dan didukung faktur pembelian serta bukti transfer dari rekening perusahaan.
Mitigasi Risiko
30%
70
21
Nilai taksiran awal emas Rp390.000.000, yang sedikit di bawah pengajuan Rp400.000.000, namun nasabah bersedia menyesuaikan plafon atau menambah agunan. — Bukti: Kami bersedia menyesuaikan plafon masing-masing sesuai hasil taksiran atau menambah agunan yang dapat diverifikasi. Kami tidak meminta pengecualian atas kondisi tersebut.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Agunan berupa emas batangan dengan kepemilikan jelas oleh perusahaan.; Nasabah memahami skema jaminan dan bersedia menyesuaikan plafon atau menambah agunan jika diperlukan.; Persetujuan komisaris untuk pengagunan aset telah dilampirkan.
Catatan risiko: Pengajuan pembiayaan melebihi batas pembiayaan awal agunan sebesar Rp10.000.000.
Verifikasi lanjutan: Konfirmasi hasil taksiran resmi agunan emas dan keputusan perusahaan terkait penyesuaian plafon atau penambahan agunan.
4. Analisis Keuangan dan Risiko
Arus Kas
Omzet Harian
37777777.77
Omzet Bulanan
1133333333
Margin
10.9
Laba Bersih Bulanan
124166667
Debt Service Ratio
22.55
Rekomendasi Pinjaman
Maksimal Plafon
390000000
Estimasi Cicilan
-
Tenor Rekomendasi
-
Dasar Pertimbangan
-
Sinyal Risiko
Stabilitas Pendapatan
0.3
Rasio Hutang
0.6
Risiko Pekerjaan
0.2
Konsistensi Dokumen
0.2
Uji Ketahanan
Skenario
Pendapatan Setelah Tekanan
DSR
Hasil
Penjelasan
Omzet turun 20%
Rp 993.333.336
28,2%
Perlu Perhatian
Dengan penurunan omzet 20%, laba bersih bulanan menurun, namun DSR masih di bawah 30% untuk skenario bullet payment.
Omzet turun 30%
Rp 86.916.667
32,21%
Perlu Perhatian
Penurunan omzet 30% menyebabkan laba bersih bulanan semakin tertekan, DSR melewati batas aman 30%.
Omzet turun 50%
Rp 610.833.335
45,84%
Berisiko Tinggi
Penurunan omzet 50% secara signifikan mengurangi laba bersih, membuat DSR sangat tinggi dan kemampuan bayar sangat berisiko.
5. Temuan, Klaim, dan Bukti
Temuan Utama
Sumber Pelunasan Jelas: Pelunasan utama berasal dari termin setelah pengiriman sebesar Rp756.000.000 dari PT Karya Logistik Nasional, yang nilainya jauh melebihi kewajiban.
Plafon Pengajuan Melebihi Batas Awal Agunan: Pengajuan Rp400.000.000 lebih tinggi Rp10.000.000 dari batas pembiayaan awal agunan emas Rp390.000.000.
Kesiapan Produksi dan Mitigasi Risiko: Perusahaan memiliki kapasitas produksi, jadwal terencana, dan pemasok alternatif untuk mitigasi risiko keterlambatan bahan baku.
DSR Tinggi dalam Skenario Angsuran Bulanan: Jika pinjaman diangsur bulanan, DSR mencapai 108.56%, menunjukkan beban utang yang sangat tinggi. Namun, ini adalah bullet payment.
Komitmen Penyesuaian Plafon: Nasabah bersedia menyesuaikan plafon pinjaman atau menambah agunan jika hasil taksiran resmi lebih rendah dari pengajuan.
Klaim 1 - Nama dan peran pemohon 1
Pernyataan
Saya Raka Adiputra, Direktur Utama PT Swarna Kriya Nusantara.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen. Akta Perubahan PT Svarna Kriya (hal 1) dan NPWP Raka Adiputra (hal 1) mengkonfirmasi Raka Adiputra sebagai Direktur Utama PT Svarna Kriya Nusantara.
Dokumen Rujukan
BPKB; NPWP
Klaim 2 - Bidang usaha dan lama berdiri perusahaan
Pernyataan
Perusahaan memproduksi seragam korporasi dan tekstil jadi sejak September 2016.
Status
Perlu cek
Hasil Verifikasi
Bukti dokumen mendukung klaim produksi seragam dan tekstil jadi (Akta Pendirian hal 1, NIB hal 1), namun tidak ada bukti yang menyebutkan tanggal mulai produksi 'September 2016'.
Dokumen Rujukan
Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha; Surat Keterangan Usaha/SIUP
Klaim 3 - Nama dan peran pemohon 2
Pernyataan
Eee, saya Maya Lestari, Pak, Direktur Keuangan.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim pemohon konsisten dengan dokumen yang menyatakan Maya Lestari adalah Direktur Keuangan.
Dokumen Rujukan
KTP; NPWP; BPKB; Surat Keterangan Usaha/SIUP
Klaim 4 - Jumlah karyawan
Pernyataan
Kami memiliki enam puluh empat karyawan
Status
Tanpa bukti
Hasil Verifikasi
Tidak ada bukti yang ditemukan dalam dokumen yang diberikan mengenai jumlah karyawan. Dokumen hanya membahas pesanan seragam dan detail pembayaran.
Dokumen Rujukan
Tidak ada dokumen rujukan
Klaim 5 - Lokasi fasilitas produksi
Pernyataan
dan fasilitas produksi milik perusahaan di Bandung.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim didukung oleh bukti foto fasilitas produksi dan alamat terdaftar perusahaan di Bandung. Dokumen NPWP mengkonfirmasi lokasi di Bandung.
Dokumen Rujukan
Rekening Listrik; NPWP
Klaim 6 - Produk utama perusahaan
Pernyataan
Produksi utama kami adalah seragam korporasi dengan pekerjaan bebas kontrak.
Status
Perlu cek
Hasil Verifikasi
Klaim 'produksi utama seragam korporasi' konsisten dengan bukti (05_Akta_Pendirian_PT_Svarna_Kriya.docx hal 1, 08_NIB_PT_Svarna_Kriya.pdf hal 1). Namun, klaim 'pekerjaan bebas kontrak' bertentangan de
Dokumen Rujukan
Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha; Surat Nikah; Surat Keterangan Usaha/SIUP
Klaim 7 - Pihak berwenang pengajuan dan pengagunan aset
Pernyataan
Berwenang itu Direksi mengajukan dari transaksi ini dan persetujuan Komisaris sudah tersedia.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten. Akta Perubahan PT Svarna Kriya.pdf hal 1 menyebutkan kewenangan direksi dan persetujuan komisaris. Persetujuan Komisaris.pdf hal 1-2 mengkonfirmasi persetujuan komisaris Arman Wijaya.
Dokumen Rujukan
BPKB; Surat Keterangan Domisili
Klaim 8 - Dokumen persetujuan komisaris
Pernyataan
Dokumennya kami sertakan dalam paket pengajuan.
Status
Perlu cek
Hasil Verifikasi
Meskipun dokumen disertakan, semua dokumen yang relevan menyatakan bahwa informasi di dalamnya bersifat fiktif untuk pengujian internal, sehingga tidak dapat dianggap sebagai bukti nyata untuk klaim p
Dokumen Rujukan
Formulir Pengajuan KUR; Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha; BPKB
Klaim 9 - Jumlah dan tenor pembiayaan yang diajukan
Pernyataan
Kami mengajukan empat ratus juta rupiah selama seratus dua puluh hari
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan Formulir Pengajuan Pembiayaan (hal 1) dan Persetujuan Komisaris (hal 1) yang menyebutkan jumlah Rp400.000.000 dan jangka waktu 120 hari.
Dokumen Rujukan
Surat Keterangan Domisili; Formulir Pengajuan KUR
Klaim 10 - Tujuan pembiayaan
Pernyataan
untuk mendukung kontrak pengadaan dua belas ribu set seragam PT Karya Logistik Nasional.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan Formulir Pengajuan Pembiayaan hal 1 dan Kontrak PT Karya Logistik Nasional hal 1 yang menyebutkan kontrak pengadaan 12.000 set seragam.
Dokumen Rujukan
Formulir Pengajuan KUR; Surat Nikah
Klaim 11 - Alokasi dana pembiayaan
Pernyataan
Tiga ratus juta rupiah untuk termin pertama kain utama, tujuh puluh juta rupiah untuk aksesoris dan kemasan, serta sisa nya tiga puluh juta rupiah untuk modal upah produksi awal.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim pemohon konsisten dengan 'Rencana Penggunaan Dana' di 12_Formulir_Pengajuan_Pembiayaan.docx hal 1, yang merinci alokasi dana untuk kain utama, aksesori, dan upah produksi awal.
Dokumen Rujukan
Formulir Pengajuan KUR
Klaim 12 - Status kontrak dan PO
Pernyataan
Kontrak dan purchase order sudah diterbitkan.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Dokumen '16_Purchase_Order_12000_Set.pdf' dan '15_Kontrak_PT_Karya_Logistik_Nasional.pdf' secara eksplisit menyatakan penerbitan purchase order dan kontrak.
Dokumen Rujukan
Surat Keterangan Domisili; Surat Nikah
Klaim 13 - Nomor PO dan batas pengiriman
Pernyataan
Nomor purchase ordernya itu SIM_EO_KLN_2608_014 dengan batas pengiriman 20 November 2026.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Nomor PO dan batas pengiriman konsisten dengan dokumen. Nomor PO SIM-PO-KLN-2608-014 dan batas pengiriman 20 November 2026 ditemukan di Purchase Order.
Dokumen Rujukan
Surat Keterangan Domisili
Klaim 14 - Nilai kontrak
Pernyataan
Nilai kontrak sebesar satu milyar dua ratus enam puluh juta rupiah.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim nilai kontrak Rp1.260.000.000 konsisten dengan 'Nilai' yang tertera pada dokumen 15_Kontrak_PT_Karya_Logistik_Nasional.pdf hal 1.
Dokumen Rujukan
Surat Nikah
Klaim 15 - Struktur pembayaran kontrak
Pernyataan
Uang muka tiga puluh persen tiga ratus tujuh puluh delapan juta rupiah. Termin setelah pengiriman enam puluh persen tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah dan retensi sepuluh persen seratus dua puluh enam juta rupiah.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim pemohon konsisten dengan dokumen. Uang muka 30% (Rp378 juta), termin setelah pengiriman 60% (Rp756 juta), dan retensi 10% (Rp126 juta) sesuai dengan 15_Kontrak_PT_Karya_Logistik_Nasional.pdf hal
Dokumen Rujukan
Surat Nikah; Surat Keterangan Domisili
Klaim 16 - Penerimaan dan alokasi uang muka
Pernyataan
Sudah diterima ke rekening perusahaan. Dana itu kami alokasikan untuk kebutuhan awal proyek dan terlihat pada mutasi rekening serta proyeksi kas.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim didukung oleh dokumen yang menunjukkan penerimaan uang muka untuk membiayai awal proyek dan adanya mutasi rekening. Rencana penggunaan dana juga konsisten.
Dokumen Rujukan
BPKB; Formulir Pengajuan KUR; Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha
Klaim 17 - Alasan selisih proyeksi penerimaan
Pernyataan
Karena proyeksi seratus dua puluh hari hanya memasukkan uang muka dan termin pengiriman. Retensi seratus dua puluh enam juta rupiah itu baru dibayar tiga puluh hari setelah serah terima dan diperkiraan berada di luar horizon itu.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen. Proyeksi 120 hari hanya mencakup uang muka dan termin pengiriman. Retensi Rp126 juta dibayar 30 hari setelah serah terima dan di luar horizon 120 hari. (24_Rencana_Pelu
Dokumen Rujukan
BPKB; Surat Nikah
Klaim 18 - Sumber pelunasan utama
Pernyataan
Pelunasan utama kami rencanakan dari termin tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah setelah pengiriman dan berita acara diterima.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen yang menyatakan termin Rp756.000.000 setelah pengiriman dan berita acara sebagai sumber pelunasan utama.
Dokumen Rujukan
BPKB; Surat Nikah
Klaim 19 - Total biaya proyek
Pernyataan
Total biaya satu milyar lima belas juta rupiah.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim total biaya sesuai dengan 'Total biaya proyek' yang tercatat di Laporan Keuangan Jan-Jun 2026.xlsx hal 3.
Dokumen Rujukan
Rekening Listrik
Klaim 20 - Komponen biaya terbesar
Pernyataan
Kain utama lima ratus tiga puluh lima juta rupiah, aksesoris dan kemasan seratus lima puluh juta rupiah, tenaga kerja langsung dua ratus sepuluh juta rupiah serta overhead produksi dan logistik seratus dua puluh juta rupiah.
Status
Perlu cek
Hasil Verifikasi
Klaim kain utama, aksesoris, dan kemasan konsisten dengan [2] 17_Penawaran_Pemasok_Kain.pdf hal 1. Namun, klaim tenaga kerja langsung dan overhead produksi tidak didukung oleh dokumen yang diberikan.
Dokumen Rujukan
Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha
Klaim 21 - Celah modal kerja proyek
Pernyataan
Celahnya enam ratus tiga puluh juta rupiah.
Status
Perlu cek
Hasil Verifikasi
Klaim 'celah enam ratus tiga puluh juta rupiah' tidak secara langsung didukung. Dokumen [0] menunjukkan total Rp685.000.000, sementara dokumen [1] menunjukkan nilai kontrak Rp1.260.000.000 dan uang mu
Dokumen Rujukan
Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha; Rekening Listrik
Klaim 22 - Kontribusi perusahaan untuk modal kerja
Pernyataan
Perusahaan menyiapkan kontribusi dua ratus tiga puluh tujuh juta rupiah
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen 24_Rencana_Pelunasan.pdf hal 1 yang menyebutkan 'Kontribusi perusahaan Agustus sampai September Rp237.000.000'.
Dokumen Rujukan
BPKB
Klaim 23 - Kekurangan modal kerja ditutup dari pengajuan
Pernyataan
dan kekurangannya ditutup dari pengajuan empat ratus juta rupiah.
Status
Perlu cek
Hasil Verifikasi
Klaim pengajuan Rp400 juta konsisten dengan Persetujuan Komisaris (11_Persetujuan_Komisaris.pdf hal 1) dan Formulir Pengajuan (12_Formulir_Pengajuan_Pembiayaan.docx hal 1). Namun, Laporan Taksiran Ema
Dokumen Rujukan
Surat Keterangan Domisili; Formulir Pengajuan KUR
Klaim 24 - Saldo kas dan penggunaannya
Pernyataan
Saldo kas akhir Juni dua ratus delapan puluh enam juta rupiah, tetapi dana tersebut juga menopang gaji, pemasok, dan proyek berjalan lain. Menggunakan seluruh kas akan mengganggu operasional rutin.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim saldo kas akhir Juni Rp286.000.000 konsisten dengan 14_Mutasi_Rekening_Jan_Jun_2026.pdf hal 1. Klaim bahwa dana menopang operasional juga didukung oleh 24_Rencana_Pelunasan.pdf hal 1 yang menyeb
Dokumen Rujukan
Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha; BPKB
Klaim 25 - Rata-rata pendapatan per bulan
Pernyataan
Rata-rata pendapatan sekitar satu milyar seratus ju-- ratus tiga puluh tiga, tiga ratus tiga puluh tiga, tiga ratus tiga puluh tiga rupiah per bulan
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim pemohon konsisten dengan 'Rata-rata pendapatan bulanan' yang tercatat dalam 13_Laporan_Keuangan_Jan_Jun_2026.xlsx hal 1 dan hal 2.
Dokumen Rujukan
Rekening Listrik
Klaim 26 - Rata-rata arus kas operasi per bulan
Pernyataan
dan rata-rata arus kas operasi sekitar seratus dua puluh empat juta seratus enam puluh enam ribu enam ratus enam puluh tujuh rupiah per bulan.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim "rata-rata arus kas operasi sekitar seratus dua puluh empat juta seratus enam puluh enam ribu enam ratus enam puluh tujuh rupiah per bulan" konsisten dengan "Rata-rata arus kas operasi: 12416666
Dokumen Rujukan
Rekening Listrik
Klaim 27 - Kewajiban pinjaman lain
Pernyataan
Ada kewajiban sekitar dua puluh delapan juta rupiah per bulan dan tersisa empat belas bulan. Pembayaran sejauh ini berjalan sesuai jadwal.
Status
Tanpa bukti
Hasil Verifikasi
Tidak ada bukti dalam dokumen yang mendukung klaim mengenai kewajiban bulanan Rp28 juta, sisa 14 bulan, atau pembayaran yang berjalan sesuai jadwal. Dokumen hanya membahas rencana pelunasan dan perset
Dokumen Rujukan
Tidak ada dokumen rujukan
Klaim 28 - Kesiapan kapasitas tenaga kerja dan lini produksi
Pernyataan
Kapasitas tenaga kerja tersedia dan lini produksi sudah dijawalin.
Status
Perlu cek
Hasil Verifikasi
Klaim tentang lini produksi sudah terjadwal didukung oleh 'Kontrak PT Karya Logistik Nasional.pdf' hal 1 yang menyebutkan ruang lingkup produksi dan termin pembayaran, mengindikasikan jadwal. Namun, k
Dokumen Rujukan
Surat Nikah
Klaim 29 - Titik rawan jadwal produksi
Pernyataan
Titik rawan adalah kedatangan kain, konsistensi warna, proses quality control, dan penandatangan berita acara.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen. 'Kedatangan kain' dan 'konsistensi warna' didukung oleh [1] dan [2]. 'Penandatangan berita acara' didukung oleh [0]. Proses QC adalah asumsi logis.
Dokumen Rujukan
Surat Nikah; Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha; Surat Keterangan Domisili
Klaim 30 - Status pemesanan kain utama
Pernyataan
Sudah kok pak. Pemasok mengirim dalam dua tahap supaya produksinya itu dapat dimulai tanpa menunggu seluruh bahannya tiba.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen Penawaran Pemasok Kain yang menyatakan pengiriman kain dilakukan dua tahap untuk menjaga jadwal produksi.
Dokumen Rujukan
Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha
Klaim 31 - Ketersediaan pemasok pengganti
Pernyataan
Ada pak, kami memiliki pemasok alternatif yang pernah digunain.
Status
Tanpa bukti
Hasil Verifikasi
Dokumen yang diberikan tidak menyebutkan adanya pemasok alternatif yang pernah digunakan. Dokumen hanya mencantumkan satu pemasok kain (PT Tekstil Prima Jaya) dan satu pemasok untuk PO seragam (PT Sva
Dokumen Rujukan
Tidak ada dokumen rujukan
Klaim 32 - Proses pemantauan proyek
Pernyataan
Kami memantau milestonenya tuh setiap dua minggu, mulai dari bahan masuk, pemotongan, jahit, QA, QC sampai pengemasan. Jika ada deviasi, direksi langsung menerima laporannya.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen yang menyebutkan monitoring milestone produksi dua mingguan dan pemantauan oleh direksi jika ada deviasi.
Dokumen Rujukan
BPKB
Klaim 33 - Status PT Karya Logistik Nasional sebagai pelanggan
Pernyataan
Eh kontrak ini menjadi proyek besar pertama dengan PT Karya Logistik Nasional.
Status
Perlu cek
Hasil Verifikasi
Dokumen mengonfirmasi adanya kontrak dengan PT Karya Logistik Nasional (15_Kontrak_PT_Karya_Logistik_Nasional.pdf hal 1), namun tidak ada bukti yang menyatakan ini adalah 'proyek besar pertama'.
Dokumen Rujukan
Surat Nikah
Klaim 34 - Jenis, jumlah, kadar, dan pemilik agunan emas
Pernyataan
Agunan empat batang emas masing-masing lima puluh gram, total dua ratus gram, kadar sembilan ratus sembilan puluh sembilan koma sembilan, seluruhnya milik PT Swarna Ria Nusantara.
Status
Perlu cek
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen terkait jumlah, berat, dan kadar emas. Namun, ada perbedaan nama pemilik: 'PT Swarna Ria Nusantara' (klaim) vs 'PT Svarna Kriya Nusantara' (dokumen). Perlu verifikasi na
Dokumen Rujukan
Formulir Pengajuan KUR
Klaim 35 - Bukti kepemilikan emas perusahaan
Pernyataan
Emas dibeli perusahaan pada tahun 2023 dicatat dalam daftar aset dengan nilai perolehan tiga ratus empat puluh dua juta rupiah dan didukung faktur pembelian serta bukti transfer dari rekening perusahaan.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen Daftar Aset Emas. Nilai perolehan Rp342.000.000, pembelian tahun 2023, tercatat dalam daftar aset, dan didukung faktur serta bukti transfer.
Dokumen Rujukan
Rekening Listrik
Klaim 36 - Nomor seri agunan emas
Pernyataan
Nomornya SIM garis AU50 garis 2301, selanjutnya SIM garis AU50 garis 2302, selanjutnya SIM AU50 2303, dan yang terakhir SIM garis AU50 garis 2304.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim pemohon konsisten dengan nomor seri emas batangan yang tercantum dalam Sertifikat Emas, Faktur Pembelian Emas, dan Daftar Aset Emas.
Dokumen Rujukan
Formulir Pengajuan KUR; BPKB; Rekening Listrik
Klaim 37 - Pemahaman perbedaan nilai pasar dan pembiayaan
Pernyataan
Kami memahami nilai pasar tidak sama dengan jumlah pembiayaan. Nilainya tetap mengikuti pemeriksaan fisik, kadar, berat, dan ketentuan resmi.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten dengan dokumen yang menyatakan nilai pasar dan batas pembiayaan berbeda, serta penilaian berdasarkan pemeriksaan fisik, kadar, dan berat emas.
Dokumen Rujukan
Formulir Pengajuan KUR; Rekening Listrik
Klaim 38 - Keputusan jika plafon lebih rendah
Pernyataan
Kami bersedia menyesuaikan plafon masing-masing sesuai hasil taksiran atau menambah agunan yang dapat diverifikasi. Kami tidak meminta pengecualian atas kondisi tersebut.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim pemohon konsisten dengan Laporan Taksiran Emas yang menyarankan penyesuaian plafon atau penambahan agunan. Formulir Pengajuan Pembiayaan juga mencantumkan agunan yang diajukan.
Dokumen Rujukan
Formulir Pengajuan KUR
Klaim 39 - Persetujuan komisaris untuk pengagunan emas
Pernyataan
Ya, persetujuan komisaris sudah dibuat dan dilampirkan bersama, dilampirkan maaf bersama dokumen perusahaan.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim pemohon konsisten dengan dokumen yang menunjukkan adanya persetujuan komisaris untuk pengagunan aset perusahaan.
Dokumen Rujukan
Surat Keterangan Domisili; BPKB
Klaim 40 - Konfirmasi nilai kontrak, biaya, dan celah modal kerja
Pernyataan
Benar, Pak Dimas. Pengajuan empat ratus juta rupiah melengkapi kontribusi perusahaan, sedangkan pelunasan utama berdasarkan termin tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah.
Status
Terverifikasi
Hasil Verifikasi
Klaim konsisten. Pengajuan Rp400 juta disebut di 24_Rencana_Pelunasan.pdf hal 1 dan 11_Persetujuan_Komisaris.pdf hal 1. Pelunasan utama Rp756 juta dari termin pengiriman juga disebut di 24_Rencana_Pel
Dokumen Rujukan
BPKB; Surat Keterangan Domisili
Status Verifikasi
Dokumen
Status
Catatan
KTP Raka Adiputra
Terverifikasi
-
NPWP Raka Adiputra
Terverifikasi
-
Akta Perubahan PT Svarna Kriya Nusantara
Terverifikasi
-
Struktur Kepemilikan dan Manajemen
Terverifikasi
-
Mutasi Rekening Jan-Jun 2026
Terverifikasi
-
Laporan Taksiran Awal Emas
Perlu klarifikasi
Pengajuan Rp400.000.000 melebihi batas pembiayaan awal Rp390.000.000.
Rencana Pelunasan
Terverifikasi
-
Kontrak PT Karya Logistik Nasional
Diproses
Perlu verifikasi langsung ke PT Karya Logistik Nasional.
Purchase Order 12000 Set
Diproses
Perlu verifikasi langsung ke PT Karya Logistik Nasional.
Faktur Pembelian Emas
Terverifikasi
-
Sertifikat Emas
Terverifikasi
-
Foto Agunan Emas
Terverifikasi
-
Persetujuan Komisaris
Terverifikasi
-
Kepatuhan Kebijakan
Plafon pinjaman Rp400 juta sesuai dengan ketentuan KUR Pegadaian untuk modal kerja.
Tenor 4 bulan (120 hari) sesuai dengan karakteristik pinjaman modal kerja jangka pendek.
Jenis usaha manufaktur seragam korporasi dan tekstil jadi termasuk dalam sektor produktif yang didukung KUR.
Agunan emas batangan diterima sesuai kebijakan Pegadaian.
6. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Tinjau Lanjut
Kekuatan
Sumber pelunasan utama (termin kontrak Rp756 juta) jauh melebihi jumlah pinjaman.
Agunan emas batangan milik perusahaan dengan nilai pasar Rp480 juta.
Nasabah menunjukkan pemahaman kuat tentang operasional dan mitigasi risiko produksi.
Kesiapan produksi dan pemasok alternatif untuk menjaga jadwal proyek.
Komitmen nasabah untuk menyesuaikan plafon atau menambah agunan jika diperlukan.
Kelemahan dan Perhatian
Plafon pengajuan Rp400 juta melebihi batas pembiayaan awal agunan Rp390 juta.
DSR sangat tinggi (108.56%) jika pinjaman dihitung sebagai angsuran bulanan, meskipun ini adalah bullet payment.
Proyek dengan PT Karya Logistik Nasional adalah yang pertama, memerlukan konfirmasi langsung progress order dan jadwal pembayaran.
Ketergantungan pada satu termin pembayaran besar untuk pelunasan.
Tindak Lanjut
Tindakan
Penanggung Jawab
Alasan
Prioritas Tinggi
Verifikasi kontrak dan Purchase Order PT Karya Logistik Nasional secara langsung.
Verifikator Lapangan
Memastikan keabsahan dan status efektif kontrak serta PO, terutama karena ini proyek besar pertama dengan klien tersebut.
Lakukan pemeriksaan fisik dan taksiran resmi agunan emas.
Tim Appraisal
Menentukan nilai pembiayaan final agunan dan memastikan kesesuaian dengan dokumen serta fisik emas.
Prioritas Sedang
Konfirmasi kesediaan nasabah untuk penyesuaian plafon berdasarkan hasil taksiran agunan.
Analis
Memastikan komitmen nasabah terhadap penyesuaian plafon jika nilai taksiran resmi lebih rendah dari pengajuan.
Verifikasi mutasi rekening perusahaan untuk periode setelah Juni 2026.
Analis
Memastikan stabilitas arus kas dan penggunaan uang muka proyek yang sudah diterima.
7. Pertanyaan Rekomendasi
0 dari 1 pertanyaan ditandai digunakan.
Status
Asal
5C / Prioritas
Pertanyaan dan Alasan
Sumber
Belum ditandai
Persiapan
Jaminan · high
Bagaimana rencana Anda untuk menutupi selisih Rp10.000.000 antara nilai pengajuan dan batas agunan awal? Terdapat selisih negatif antara nilai pengajuan dan batas agunan awal, yang berarti agunan tidak mencukupi.
Transkrip berikut disajikan sesuai urutan percakapan.
Bagian 1 - Perkenalan Perusahaan dan Tujuan Pengajuan Pembiayaan
Wawancara dibuka dengan perkenalan PT Swarna Kriya Nusantara oleh Direktur Utama Raka Adiputra dan Direktur Keuangan Maya Lestari. Perusahaan memproduksi seragam korporasi dan tekstil jadi sejak 2016 dengan 64 karyawan. Mereka mengajukan pembiayaan sebesar empat ratus juta rupiah selama seratus dua puluh hari untuk mendukung kontrak pengadaan dua belas ribu set seragam PT Karya Logistik Nasional.
Analis 1
Selamat siang Pak Raka dan Bu Maya. Terima kasih sudah hadir. Bu Ratih juga ter-bergabung untuk bagian pemeriksaan agunan. Apakah suara kami terdengar jelas?
Pemohon 1
Terdengar jelas, Pak Dimas. Selamat siang, Bu Ratih. Terima kasih atas waktunya.
Analis 1
Sebelum masuk ke angka, mohon perkenalkan perusahaan dan peran masing-masing di, di dalam permohonan ini.
Pemohon 1
Saya Raka Adiputra, Direktur Utama PT Swarna Kriya Nusantara. Perusahaan memproduksi seragam korporasi dan tekstil jadi sejak September 2016.
Pemohon 2
Eee, saya Maya Lestari, Pak, Direktur Keuangan. Saya akan menjelaskan struktur biaya, arus kas agunan [bunyi notifikasi smartphone] dan rencana pelunasan.
Analis 1
[bunyi notifikasi smartphone] Oke, sebentar. Jadi berapa skala operasi perusahaan saat ini?
Pemohon 1
Kami memiliki enam puluh empat karyawan dan fasilitas produksi milik perusahaan di Bandung. Produksi utama kami adalah seragam korporasi dengan pekerjaan bebas kontrak.
Analis 1
Berbasis kontrak ya. Siapa yang ber-
Pemohon 1
Berbasis kontrak.
Analis 1
Siapa yang berwenang menyetujui pengajuan dan pengagunan aset perusahaan?
Pemohon 1
Berwenang itu Direksi mengajukan dari transaksi ini dan persetujuan Komisaris sudah tersedia.
Pemohon 1
Dokumennya kami sertakan dalam paket pengajuan.
Analis 1
Baik, mau jelaskan jumlah tenor serta tujuan pembiayaan yang diajukan.
Pemohon 2
Kami mengajukan empat ratus juta rupiah selama seratus dua puluh hari untuk mendukung kontrak pengadaan dua belas ribu set seragam PT Karya Logistik Nasional.
Analis 1
Dana tersebut akan digunakan untuk apa aja?
Pemohon 2
Tiga ratus juta rupiah untuk termin pertama kain utama, tujuh puluh juta rupiah untuk aksesoris dan kemasan, serta sisa nya tiga puluh juta rupiah untuk modal upah produksi awal.
Bagian 2 - Struktur Kontrak, Biaya Proyek, dan Sumber Pelunasan
Kontrak dan purchase order dengan PT Karya Logistik Nasional sudah efektif senilai satu milyar dua ratus enam puluh juta rupiah, dengan uang muka tiga puluh persen yang sudah diterima. Total biaya proyek adalah satu milyar lima belas juta rupiah, menyisakan celah modal kerja enam ratus tiga puluh tujuh juta rupiah yang akan ditutup dari kontribusi perusahaan dan pengajuan pembiayaan. Pelunasan utama pembiayaan direncanakan dari termin pengiriman sebesar tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah, bukan dari margin proyek atau retensi yang dibayar di luar horizon 120 hari.
Analis 1
Pak Raka, apakah kontrak dan purchase order sudah efektif atau masih menunggu persetujuan lain?
Pemohon 1
Kontrak dan purchase order sudah diterbitkan. Nomor purchase ordernya itu SIM_EO_KLN_2608_014 dengan batas pengiriman 20 November 2026.
Analis 1
Berapa nilai kontrak dan bagaimana struktur pembayarannya?
Pemohon 2
Nilai kontrak sebesar satu milyar dua ratus enam puluh juta rupiah. Uang muka tiga puluh persen tiga ratus tujuh puluh delapan juta rupiah. Termin setelah pengiriman enam puluh persen tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah dan retensi sepuluh persen seratus dua puluh enam juta rupiah.
Analis 1
Oke, apakah uang muka tiga ratus tujuh puluh delapan juta sudah diterima dan penggunaannya dapat ditelusuri?
Pemohon 2
Sudah diterima ke rekening perusahaan. Dana itu kami alokasikan untuk kebutuhan awal proyek dan terlihat pada mutasi rekening serta proyeksi kas.
Analis 1
Dokumen proyeksi seratus dua puluh hari menunjukkan penerimaan satu milyar seratus tiga puluh empat juta, bukan satu milyar dua ratus enam puluh juta. Mengapa ada selisih seratus dua puluh enam juta?
Pemohon 2
Karena proyeksi seratus dua puluh hari hanya memasukkan uang muka dan termin pengiriman. Retensi seratus dua puluh enam juta rupiah itu baru dibayar tiga puluh hari setelah serah terima dan diperkiraan berada di luar horizon itu.
Analis 1
Jadi retensi tidak digunakan sebagai sumber pelunasan utama?
Pemohon 2
Betul. Pelunasan utama kami rencanakan dari termin tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah setelah pengiriman dan berita acara diterima.
Analis 1
Berapa total biaya proyek dan komponen terbesarnya?
Pemohon 2
Total biaya satu milyar lima belas juta rupiah. Kain utama lima ratus tiga puluh lima juta rupiah, aksesoris dan kemasan seratus lima puluh juta rupiah, tenaga kerja langsung dua ratus sepuluh juta rupiah serta overhead produksi dan logistik seratus dua puluh juta rupiah.
Analis 1
Setelah dikurangi uang muka pelanggan, berapa celah modal kerja proyek?
Pemohon 2
Proyeknya enam ratus tiga puluh tujuh juta rupiah.
Analis 1
Proyeknya atau celahnya?
Pemohon 2
Perusahaan menyiapkan--
Pemohon 2
Bagaimana, Pak?
Analis 1
Proyeknya atau celahnya?
Pemohon 2
Celahnya enam ratus tiga puluh juta rupiah. Perusahaan menyiapkan kontribusi dua ratus tiga puluh-
Analis 1
Berapa? Enam ratus tiga juta rupiah?
Pemohon 2
Enam ratus tiga puluh tujuh juta rupiah.
Analis 1
Oke.
Pemohon 2
Perusahaan menyiapkan kontribusi dua ratus tiga puluh tujuh juta rupiah dan kekurangannya ditutup dari pengajuan empat ratus juta rupiah.
Bagian 3 - Kondisi Keuangan Perusahaan dan Mitigasi Risiko
Perusahaan tidak menggunakan seluruh saldo kas untuk menutup kekurangan modal kerja karena dana tersebut menopang gaji, pemasok, dan proyek lain. Rata-rata pendapatan enam bulan terakhir sekitar satu milyar seratus tiga puluh tiga juta rupiah per bulan dan arus kas operasi sekitar seratus dua puluh empat juta rupiah per bulan. Perusahaan memiliki kewajiban pinjaman lain sekitar dua puluh delapan juta rupiah per bulan. Untuk mitigasi risiko keterlambatan pembayaran termin, perusahaan akan menjaga buffer cash, mempercepat penagihan piutang lain, dan berkoordinasi mengenai berita acara.
Analis 1
Mengapa perusahaan tidak menggunakan seluruh saldo kas untuk menutup kekurangan itu?
Pemohon 2
Saldo kas akhir Juni dua ratus delapan puluh enam juta rupiah, tetapi dana tersebut juga menopang gaji, pemasok, dan proyek berjalan lain. Menggunakan seluruh kas akan mengganggu operasional rutin.
Analis 1
Berapa rata-rata pendapatan dan arus kas operasi perusahaan dalam enam bulan terakhir?
Pemohon 2
Rata-rata pendapatan sekitar satu milyar seratus ju--
Pemohon 2
ratus tiga puluh tiga, tiga ratus tiga puluh tiga, tiga ratus tiga puluh tiga rupiah per bulan dan rata-rata arus kas operasi sekitar seratus dua puluh empat juta seratus enam puluh enam ribu enam ratus enam puluh tujuh rupiah per bulan.
Analis 1
Apakah ada kewajiban pinjaman lain yang masih berjalan?
Pemohon 2
Ada kewajiban sekitar dua puluh delapan juta rupiah per bulan dan tersisa empat belas bulan. Pembayaran sejauh ini berjalan sesuai jadwal.
Analis 1
Margin proyek tercatat dua ratus empat puluh lima juta. Apakah margin itu sendiri cukup untuk membayar pokok dan iuran atau ujrah, sorry, simulasi empat ratus dua puluh tujuh juta dua ratus ribu saat jatuh tempo?
Pemohon 2
Tidak cukup jika hanya melihat margin karena itu sumber pelunasan harus berasal dari termin tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah, bukan dari margin proyek saja.
Analis 1
Kalau pembayaran termin mundur dua minggu, bagaimana perusahaan menjaga kewajiban jatuh tempo?
Pemohon 2
Kami akan menjaga buffer cash, mempercepat penagihan piutang lain, dan berkoordinasi lebih awal mengenai berita acara. Namun kami memahami perubahan jadwal tetap harus dilaporkan dan dinilai kembali.
Bagian 4 - Kesiapan Produksi dan Pemantauan Proyek
Kesiapan produksi untuk dua belas ribu set seragam didukung oleh kapasitas tenaga kerja dan lini produksi yang sudah terjadwal. Titik rawan jadwal meliputi kedatangan kain, konsistensi warna, proses quality control, dan penandatanganan berita acara. Kain utama sudah dipesan dan akan dikirim dalam dua tahap, dengan pemasok alternatif tersedia jika terjadi keterlambatan. Proyek dipantau setiap dua minggu melalui milestone produksi, dan direksi menerima laporan deviasi secara langsung.
Analis 1
Pak Raka, bagaimana kesiapan produksi untuk dua belas ribu set dan apa titik rawan jadwalnya?
Pemohon 2
Kapasitas tenaga kerja tersedia dan lini produksi sudah dijawalin.
Pemohon 2
Titik rawan adalah kedatangan kain, konsistensi warna, proses quality control, dan penandatangan berita acara.
Analis 1
Apakah kain utama sudah dipesan?
Pemohon 2
Sudah kok pak. Pemasok mengirim dalam dua tahap supaya produksinya itu dapat dimulai tanpa menunggu seluruh bahannya tiba.
Analis 1
Jika pemasok utama terlambat, apakah ada pemasok pengganti yang memenuhi spesifikasi?
Pemohon 2
Ada pak, kami memiliki pemasok alternatif yang pernah digunain. Sebelum dialihkan, sampel kain tetap harus diuji agar warna dan gramasi sesuai kontrak.
Analis 1
Bagaimana proyek dipantau supaya keterlambatan terlihat lebih awal?
Pemohon 2
Kami memantau milestonenya tuh setiap dua minggu, mulai dari bahan masuk, pemotongan, jahit, QA, QC
Pemohon 2
sampai pengemasan. Jika ada deviasi, direksi langsung menerima laporannya.
Bagian 5 - Verifikasi Agunan Emas dan Kesepakatan Akhir
Kontrak ini merupakan proyek besar pertama dengan PT Karya Logistik Nasional, sehingga perusahaan setuju untuk konfirmasi langsung progres order dan jadwal pembayaran. Agunan yang diajukan adalah empat batang emas masing-masing lima puluh gram, total dua ratus gram, milik PT Swarna Kriya Nusantara, yang dibeli pada tahun 2023 dan didukung bukti kepemilikan. Perusahaan memahami bahwa nilai pasar agunan tidak sama dengan jumlah pembiayaan dan bersedia menyesuaikan plafon atau menambah agunan jika hasil taksiran resmi lebih rendah. Persetujuan komisaris untuk pengagunan emas juga sudah dilampirkan.
Analis 1
Apakah pemberi kerja sudah pernah menjadi pelanggan perusahaan sebelumnya?
Pemohon 2
Eh kontrak ini menjadi proyek besar pertama dengan PT Karya Logistik Nasional. Karena itu kami setuju bila progress order sama jadwal pembayarannya itu dikonfirmasi langsung.
Analis 2
Baik, saya masuk ke bagian agunan. Mohon dijelaskan jenis, jumlah, dan pemilik emas yang diajukan ya.
Pemohon 2
Agunan empat batang emas masing-masing lima puluh gram, total dua ratus gram, kadar sembilan ratus sembilan puluh sembilan koma sembilan, seluruhnya milik PT Swarna Ria Nusantara.
Analis 2
Bagaimana bukti bahwa emas tersebut merupakan aset perusahaan bukan aset pribadi pengurus?
Pemohon 2
Emas dibeli perusahaan pada tahun 2023 dicatat dalam daftar aset dengan nilai perolehan tiga ratus empat puluh dua juta rupiah dan didukung faktur pembelian serta bukti transfer dari rekening perusahaan.
Analis 2
Baik, mohon sebutkan nomor seri agar dapat dicocokkan dengan daftar aset, faktur, sertifikat, dan fisik.
Pemohon 2
Eh jadi ini saya izin untuk eja pelan-pelan ya Bu. Nomornya SIM garis AU50 garis 2301, selanjutnya SIM garis AU50 garis 2302, selanjutnya SIM AU50 2303, dan yang terakhir SIM garis AU50 garis 2304.
Analis 2
Baik, terima kasih. Laporan awal menyebut nilai pasar empat ratus delapan puluh juta rupiah tetapi batas pembiayaannya tiga ratus sembilan puluh juta rupiah. Apakah perusahaan memahami perbedaannya?
Pemohon 2
Kami memahami nilai pasar tidak sama dengan jumlah pembiayaan. Nilainya tetap mengikuti pemeriksaan fisik, kadar, berat, dan ketentuan resmi.
Analis 2
Dengan batas awal tiga ratus sembilan puluh juta rupiah, pengejuan masih kurang tertutup sepuluh juta rupiah. Apa keputusan perusahaan jika hasil resmi sama atau lebih rendah?
Pemohon 2
Kami bersedia menyesuaikan plafon masing-masing sesuai hasil taksiran atau menambah agunan yang dapat diverifikasi. Kami tidak meminta pengecualian atas kondisi tersebut.
Analis 2
Apakah komisaris menyetujui pengagunan empat batang emas ini?
Pemohon 2
Ya, persetujuan komisaris sudah dibuat dan dilampirkan bersama, dilampirkan maaf bersama dokumen perusahaan.
Bagian 6 - Rangkuman dan Penegasan Kondisi Pembiayaan
Analis merangkum bahwa nilai kontrak satu milyar dua ratus enam puluh juta, total biaya satu milyar lima belas juta, celah modal kerja enam ratus tiga puluh tujuh juta, dan perusahaan menyediakan dua ratus tiga puluh tujuh juta. Pemohon mengkonfirmasi bahwa pengajuan empat ratus juta melengkapi kontribusi perusahaan dan pelunasan utama dari termin tujuh ratus lima puluh enam juta. Disepakati bahwa retensi tidak dihitung untuk pelunasan dalam seratus dua puluh hari dan plafon akan mengikuti hasil taksiran agunan. Wawancara ini bukan persetujuan pembiayaan, keputusan akhir akan mengikuti verifikasi dokumen, pemeriksaan fisik agunan, taksiran, dan ketentuan resmi.
Analis 1
Oke, saya rangkum.
Analis 1
Kontrak bernilai satu miliar dua ratus enam puluh juta, total biaya satu miliar lima belas juta, celah modal kerja enam ratus tiga puluh tujuh juta dan perusahaan menyediakan dua ratus tiga puluh tujuh juta. Benar?
Pemohon 2
Benar, Pak Dimas. Pengajuan empat ratus juta rupiah melengkapi kontribusi perusahaan, sedangkan pelunasan utama berdasarkan termin tujuh ratus lima puluh enam juta rupiah.
Analis 1
Oke, kalau seperti itu retensinya seratus dua puluh enam juta tidak dihitung untuk pelunasan dalam seratus dua puluh hari
Analis 1
dan plafon akan mengikuti hasil taksiran agunan. Apakah kedua hal itu juga disepakati?
Pemohon 2
Benar, kami sepakati. Kami juga bersedia menjalani verifikasi progress order, pemantauan hasil produksi, dan penyesuaian plafon jika diperlukan.
Analis 1
Baik, terima kasih. Wawancara ini belum merupakan persetujuan pembiayaan. Keputusan tetap mengikuti verifikasi kontrak, dokumen perusahaan, pemeriksaan fisik emas, taksiran, dan ketentuan resmi pegadaian. Sekian dari kami dan terima kasih.