
Pegadaian Co-Pilot Interviewer
Laporan Analisis Wawancara
Dokumen analisis kredit internal
- Referensi
- c1fb7252-9a2e-463e-ac74-3795ef0d0411
- Tanggal
- 12 Agustus 2026 pukul 14.06
1. Identitas Pemohon dan Pengajuan
| Nama Pemohon | Dedi Kurniawan | NIK | SIM-KTP-B-0001 |
|---|---|---|---|
| Usaha/Pekerjaan | Bengkel Maju Lancar | Nama Usaha | Kupedes Pegadaian |
| Produk Kredit | KUR | Plafon Pengajuan | Rp 60.000.000 |
| Tenor | 24 bulan | Nomor Pengajuan | 1 |
2. Ringkasan Eksekutif
Dedi Kurniawan mengajukan kredit untuk Bengkel Maju Lancar. Analisa menunjukkan inkonsistensi data omzet, kewajiban kredit, dan kepemilikan agunan. DSR existing nasabah sudah sangat tinggi (66.67%), mengindikasikan ketidakmampuan membayar angsuran baru. Oleh karena itu, pengajuan kredit ini ditolak karena risiko gagal bayar yang sangat tinggi.
| Keputusan Pengajuan | Belum ada keputusan | Tingkat Risiko | Risiko Tinggi |
|---|---|---|---|
| Skor 5C | 42/100 | Hasil Rekap | Perlu Ditinjau |
| Rekomendasi Analis | Tolak Kredit | ||
| Tingkat Keyakinan | 70% | ||
3. Analisis 5C
Karakter
Skor: 45/100 | Status: Risiko Tinggi
Terdapat inkonsistensi signifikan pada pernyataan nasabah terkait kewajiban kredit dan omzet, serta kepemilikan agunan, menunjukkan itikad baik yang perlu dipertanyakan.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Integritas & Konsistensi | - | 30 | - | Terdapat kontradiksi signifikan pada klaim omzet dan kewajiban kredit berjalan. |
| Sikap Terhadap Kewajiban | - | 50 | - | Nasabah awalnya tidak transparan mengenai kewajiban kredit existing, namun kemudian mengakui setelah didalami. |
| Itikad Baik | - | 55 | - | Cukup kooperatif setelah didalami, namun ada kecenderungan menahan informasi awal terkait hutang dan omzet. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: Inkonsistensi data omzet dan kewajiban; Agunan tidak atas nama pemohon
Verifikasi lanjutan:
- Minta bukti transaksi lengkap untuk memverifikasi omzet yang diklaim.
- Minta surat persetujuan pemilik agunan dan pertimbangkan balik nama.
Kemampuan Bayar
Skor: 30/100 | Status: Risiko Tinggi
Kecukupan cash flow dan kemampuan bayar sangat rendah, dengan DSR existing yang sudah melebihi batas toleransi, menunjukkan ketidakmampuan menanggung beban kredit baru.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Kecukupan Cash Flow | - | 30 | - | Omzet yang disebutkan nasabah tidak didukung dokumen lengkap dan terdapat selisih signifikan. |
| Kemampuan Bayar | - | 0 | - | DSR existing sudah 66.67%, jauh di atas batas aman, menunjukkan ketidakmampuan membayar angsuran baru. |
| Stabilitas Usaha | - | 60 | - | Usaha bengkel berjalan sejak 2018 (klaim) namun legalitas usaha baru diurus 2022, menunjukkan stabilitas formal yang belum panjang. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: DSR existing sangat tinggi; Inkonsistensi data omzet
Verifikasi lanjutan:
- Minta laporan keuangan atau mutasi rekening yang lebih detail dan konsisten.
- Evaluasi ulang struktur biaya operasional bengkel.
Modal
Skor: 55/100 | Status: Perlu Perhatian
Informasi mengenai komitmen modal pribadi dan kemandirian usaha masih terbatas, namun aset usaha berupa bengkel dan peralatan cukup memadai.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Komitmen Modal Pribadi | - | 50 | - | Tidak ada informasi spesifik mengenai modal awal atau kontribusi pribadi, namun tujuan pinjaman untuk modal kerja dan alat. |
| Kemandirian Usaha | - | 60 | - | Usaha berjalan dengan dua mekanik selain pemilik, menunjukkan operasional mandiri, namun reinvestasi tidak dijelaskan. |
| Aset Usaha | - | 65 | - | Bengkel memiliki tiga tempat kerja dan akan membeli alat diagnosis serta kompresor baru, menunjukkan aset produktif. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Adanya aset operasional bengkel
Verifikasi lanjutan: Gali lebih dalam sumber modal awal dan riwayat reinvestasi usaha.
Kondisi Usaha
Skor: 65/100 | Status: Perlu Perhatian
Sektor bengkel relatif stabil, namun informasi mengenai ketahanan terhadap faktor eksternal dan rencana kontingensi masih terbatas.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Ketahanan Faktor Eksternal | - | 60 | - | Usaha bengkel cenderung stabil, namun tidak ada penjelasan mengenai strategi mitigasi musiman atau ketergantungan pada pelanggan/supplier tertentu. |
| Risiko Sektor Usaha | - | 70 | - | Sektor bengkel motor umum memiliki permintaan pasar yang konsisten dan relatif stabil. |
| Kontingensi | - | 60 | - | Tidak ada informasi spesifik mengenai rencana cadangan atau tabungan darurat jika terjadi penurunan omzet. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Sektor usaha bengkel yang stabil
Verifikasi lanjutan: Tanyakan rencana kontingensi jika terjadi penurunan omzet atau masalah operasional.
Jaminan
Skor: 40/100 | Status: Risiko Tinggi
Agunan yang diajukan tidak atas nama pemohon dan belum ada surat persetujuan resmi, menunjukkan risiko kepemilikan yang tinggi.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Skema Jaminan | - | 70 | - | Nasabah dan kakaknya kooperatif menjelaskan status agunan dan bersedia melengkapi dokumen. |
| Kepemilikan Aset | - | 30 | - | Agunan (sepeda motor) atas nama Rudi Kurniawan (kakak nasabah), bukan Dedi Kurniawan. |
| Mitigasi Risiko | - | 20 | - | Tidak ada aset cadangan selain jaminan utama, dan status kepemilikan jaminan utama bermasalah. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: Agunan tidak atas nama pemohon; Surat persetujuan pemilik belum ada
Verifikasi lanjutan: Minta surat persetujuan pemilik agunan yang sah dan pertimbangkan proses balik nama.
4. Analisis Keuangan dan Risiko
Arus Kas
| Omzet Harian | 700000 |
|---|---|
| Omzet Bulanan | 21000000 |
| Margin | 20 |
| Laba Bersih Bulanan | 4200000 |
| Debt Service Ratio | 66.67 |
Rekomendasi Pinjaman
| Maksimal Plafon | 0 |
|---|---|
| Estimasi Cicilan | - |
| Tenor Rekomendasi | - |
| Dasar Pertimbangan | - |
Sinyal Risiko
| Stabilitas Pendapatan | 0.7 |
|---|---|
| Rasio Hutang | 0.9 |
| Risiko Pekerjaan | 0.4 |
| Konsistensi Dokumen | 0.8 |
Uji Ketahanan
| Skenario | Pendapatan Setelah Tekanan | DSR | Hasil | Penjelasan |
|---|---|---|---|---|
| Omzet turun 20% | Rp 3.360.000 | 83,33% | Berisiko Tinggi | Penurunan omzet 20% membuat DSR melonjak drastis, menunjukkan ketidakmampuan membayar angsuran existing. |
| Omzet turun 30% | Rp 2.940.000 | 95,24% | Berisiko Tinggi | Dengan penurunan omzet 30%, laba bersih hampir habis untuk angsuran existing, sangat berisiko. |
| Omzet turun 50% | Rp 2.100.000 | 133,33% | Berisiko Tinggi | Penurunan omzet 50% membuat laba bersih tidak cukup menutupi angsuran existing, sangat tidak layak. |
5. Temuan, Klaim, dan Bukti
Temuan Utama
- Inkonsistensi Data Omzet: Omzet yang disebutkan nasabah (Rp 45 juta) jauh lebih tinggi dari rekap transaksi (Rp 21 juta). Nasabah mengakui sebagian pembayaran tunai tidak tercatat.
- Inkonsistensi Data Kewajiban Kredit: Nasabah awalnya menyatakan tidak ada pinjaman berjalan, namun kemudian mengkonfirmasi adanya angsuran alat bengkel Rp 2.8 juta/bulan setelah ditelusuri.
- Kepemilikan Agunan Tidak Sesuai: STNK agunan atas nama Rudi Kurniawan (kakak nasabah), bukan Dedi Kurniawan. Surat persetujuan pemilik belum tersedia.
- DSR Existing Sangat Tinggi: Dengan laba bersih Rp 4.2 juta dan angsuran existing Rp 2.8 juta, DSR nasabah sudah mencapai 66.67%, melebihi batas toleransi.
- Perbedaan Plafon Pengajuan: Formulir pengajuan mencatat plafon Rp 60 juta, namun nasabah menginginkan Rp 80 juta dan belum memperbarui formulir.
Klaim 1 - Pengelola bengkel Maju Lancar
| Pernyataan | Betul, bengkelnya saya kelola sehari-hari. |
|---|---|
| Status | Terverifikasi |
| Hasil Verifikasi | Surat Keterangan Usaha menunjukkan Dedi Kurniawan adalah pemilik Bengkel Maju Lancar yang mulai usaha 10 Juni 2022, mendukung klaim pengelolaan bengkel. |
| Dokumen Rujukan | Surat Keterangan Usaha/SIUP |
Klaim 2 - Bengkel mulai beroperasi tahun 2018
| Pernyataan | Seingat sa-saya mulai tahun 2018. Awalnya saya sendiri lalu tambah mekanik ketika pelanggan mulai ramai. |
|---|---|
| Status | Perlu cek |
| Hasil Verifikasi | Klaim "mulai tahun 2018" didukung oleh tanggal terdaftar NPWP (3_NPWP.pdf hal 1). Namun, Surat Keterangan Usaha (03-surat-keterangan-usaha-scan.pdf hal 1) menyatakan "Mulai usaha: 10 Juni 2022", yang |
| Dokumen Rujukan | Surat Keterangan Usaha/SIUP; 3_NPWP.pdf |
Klaim 3 - Dedi menerima service dari rumah sebelum bengkel resmi
| Pernyataan | Yang saya tahu Dedi memang sudah menerima service dari rumah sebelum nama bengkel Maju Lancar dan surat usahanya diurus. |
|---|---|
| Status | Salah |
| Hasil Verifikasi | Klaim menyatakan Dedi sudah menerima service sebelum nama bengkel dan surat usaha diurus. Namun, Surat Keterangan Usaha (03-surat-keterangan-usaha-scan.pdf hal 1) menunjukkan nama usaha 'Bengkel Maju |
| Dokumen Rujukan | Surat Keterangan Usaha/SIUP |
Klaim 4 - Tiga tempat kerja dan dua mekanik
| Pernyataan | Ada tiga tempat kerja yang saya yang biasa dipakai. Selain saya ada dua mekanik. Service motor umum sama perawatan beberapa motor armada. |
|---|---|
| Status | Tanpa bukti |
| Hasil Verifikasi | Tidak ada bukti dalam dokumen yang mendukung klaim mengenai jumlah tempat kerja, jumlah mekanik, atau jenis layanan yang diberikan (service motor umum dan perawatan motor armada). |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 5 - Membutuhkan dana 80 juta untuk modal dan alat
| Pernyataan | Saya perlunya delapan puluh juta untuk modal suku cadang sama beli alat diagnosis serta kompresor baru. |
|---|---|
| Status | Perlu cek |
| Hasil Verifikasi | Klaim "delapan puluh juta" tidak konsisten dengan plafon pengajuan "Rp 60.000.000" di 02-formulir-pengajuan.pdf hal 1. Tujuan "modal kerja dan pembelian alat bengkel" konsisten. |
| Dokumen Rujukan | Formulir Pengajuan KUR |
Klaim 6 - Usia pemohon 24 bulan
| Pernyataan | Oh sorry, sorry. Dua puluh empat bulan. |
|---|---|
| Status | Terverifikasi |
| Hasil Verifikasi | Klaim pemohon "Dua puluh empat bulan" konsisten dengan "Tenor: 24 bulan" pada formulir pengajuan. |
| Dokumen Rujukan | Formulir Pengajuan KUR |
Klaim 7 - Omset rata-rata 45 juta per bulan
| Pernyataan | Kurang lebih empat puluh lima juta. Ada bulan yang lebih ramai, tapi saya pakai angka itu sebagai rata-rata. |
|---|---|
| Status | Perlu cek |
| Hasil Verifikasi | Klaim omzet rata-rata Rp 45 juta mendekati omzet rata-rata per bulan Rp 48 juta yang tercantum di 02-formulir-pengajuan.pdf hal 2, dengan selisih sekitar 6.25%. |
| Dokumen Rujukan | Formulir Pengajuan KUR |
Klaim 8 - Tidak ada angsuran lain yang berjalan
| Pernyataan | Tidak ada. Setahu saya tidak ada angsuran berjalan. |
|---|---|
| Status | Salah |
| Hasil Verifikasi | Klaim pemohon bertentangan dengan '06-ringkasan-kewajiban-kredit.pdf' hal 1 yang menyatakan ada angsuran berjalan Rp 2.800.000 per bulan. '02-formulir-pengajuan.pdf' hal 2 menyatakan angsuran berjalan |
| Dokumen Rujukan | BPKB; Formulir Pengajuan KUR |
Klaim 9 - Ada fasilitas alat bengkel atas nama pemohon
| Pernyataan | Oh ya, itu atas nama saya. Tadi saya kiranya mau ditanya pinjaman baru. Masih berjalan sekitar empat belas bulan. |
|---|---|
| Status | Salah |
| Hasil Verifikasi | Klaim pemohon "atas nama saya" dan "masih berjalan sekitar empat belas bulan" bertentangan dengan "DATA SINTETIS — KHUSUS EVALUASI RINGKASAN KEWAJIBAN KREDIT SIMULASI" yang menyatakan "Sisa tenor pada |
| Dokumen Rujukan | BPKB; Formulir Pengajuan KUR |
Klaim 10 - Pengajuan pinjaman 80 juta
| Pernyataan | Yang saya mau ajuin sekarang delapan puluh juta. Formulir enam puluh juta itu awal sama belum saya perbarui lagi sih. |
|---|---|
| Status | Perlu cek |
| Hasil Verifikasi | Klaim plafon pengajuan Rp 80 juta bertentangan dengan '02-formulir-pengajuan.pdf' hal 1 yang menyatakan Rp 60 juta. Pemohon mengakui formulir belum diperbarui. |
| Dokumen Rujukan | Formulir Pengajuan KUR |
Klaim 11 - Terima service dari rumah tahun 2018
| Pernyataan | Tahun 2018 saya masih terima service dari rumah. |
|---|---|
| Status | Perlu cek |
| Hasil Verifikasi | Klaim pemohon tidak secara langsung didukung atau dibantah oleh dokumen. NPWP terdaftar pada 18-08-2018 dengan KLU reparasi dan perawatan sepeda motor, yang bisa mengindikasikan usaha bengkel sudah be |
| Dokumen Rujukan | 3_NPWP.pdf |
Klaim 12 - Nama bengkel dan surat usaha diurus tahun 2022
| Pernyataan | Nama bengkel Maju Lancar sama suratnya baru diurus tahun 2022. Bukti lama belum saya bawa. |
|---|---|
| Status | Terverifikasi |
| Hasil Verifikasi | Klaim bahwa nama bengkel Maju Lancar dan suratnya diurus tahun 2022 konsisten dengan 'SURAT KETERANGAN USAHA SIMULASI' (03-surat-keterangan-usaha-scan.pdf hal 1) yang mencantumkan nama usaha Bengkel M |
| Dokumen Rujukan | Surat Keterangan Usaha/SIUP |
Klaim 13 - Sepeda motor agunan milik pemohon
| Pernyataan | Mm sepeda motornya tuh milik saya sendiri dipakai untuk operasional bengkel lah. |
|---|---|
| Status | Terverifikasi |
| Hasil Verifikasi | Klaim konsisten dengan dokumen yang menyatakan tujuan pinjaman adalah modal kerja dan pembelian alat bengkel, serta agunan sepeda motor milik pemohon. |
| Dokumen Rujukan | Formulir Pengajuan KUR |
Klaim 14 - Rudi adalah kakak pemohon
| Pernyataan | Oh, Rudi itu kakak saya. |
|---|---|
| Status | Tanpa bukti |
| Hasil Verifikasi | Tidak ada bukti dalam dokumen yang menyebutkan hubungan kekerabatan antara Rudi dan Dedi Kurniawan, maupun informasi mengenai kakak pemohon. |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 15 - Motor agunan belum balik nama
| Pernyataan | Motornya saya pakai, tapi memang belum balik nama sih. Surat persetujuannya dari beliau belum ada. |
|---|---|
| Status | Perlu cek |
| Hasil Verifikasi | Klaim 'motornya saya pakai' konsisten dengan tujuan pengajuan. Namun, klaim 'belum balik nama' dan 'surat persetujuan belum ada' konsisten dengan BPKB yang belum balik nama dan agunan atas nama adik n |
| Dokumen Rujukan | Formulir Pengajuan KUR; 10_Fotocopy_BPKB.pdf; bayu-saputra-dan-rina-wijayanti-laporan-wawancara-3.pdf |
Klaim 16 - Sebagian pembayaran tunai belum dicatat
| Pernyataan | Jujur sebagian pembayaran tunai itu aku belum catat sih. Aku juga belum punya bukti lengkap untuk selisihnya. |
|---|---|
| Status | Perlu cek |
| Hasil Verifikasi | Klaim pemohon tentang pembayaran tunai yang belum dicatat dan kurangnya bukti lengkap konsisten dengan temuan inkonsistensi data keuangan yang disebutkan dalam laporan wawancara, yang menyatakan data |
| Dokumen Rujukan | bayu-saputra-dan-rina-wijayanti-laporan-wawancara-3.pdf |
Klaim 17 - Akan melengkapi formulir dan bukti transaksi
| Pernyataan | Saya akan melengkapi formulir terbaru sama bukti transaksi tambahan. |
|---|---|
| Status | Perlu cek |
| Hasil Verifikasi | Klaim 'melengkapi formulir terbaru' konsisten dengan dokumen yang ada (02-formulir-pengajuan.pdf) yang merupakan formulir simulasi. Namun, tidak ada bukti transaksi tambahan yang disebutkan dalam doku |
| Dokumen Rujukan | Formulir Pengajuan KUR |
Klaim 18 - Akan menyiapkan surat persetujuan pemilik kendaraan
| Pernyataan | Saya akan menyiapkan surat persetujuan pemilik kendaraan setelah dokumen yang diminta dikonfirmasi. |
|---|---|
| Status | Perlu cek |
| Hasil Verifikasi | Klaim pemohon untuk menyiapkan surat persetujuan pemilik kendaraan konsisten dengan kebutuhan dokumen, karena BPKB (10_Fotocopy_BPKB.pdf hal 1) menunjukkan pemilik kendaraan adalah adik pemohon, bukan |
| Dokumen Rujukan | 10_Fotocopy_BPKB.pdf |
Status Verifikasi
| Dokumen | Status | Catatan |
|---|---|---|
| KTP | Terverifikasi | - |
| Formulir Pengajuan | Perlu klarifikasi | Plafon pengajuan di formulir Rp 60 juta, nasabah menginginkan Rp 80 juta. |
| Surat Keterangan Usaha (SKU) | Perlu klarifikasi | SKU mencatat mulai usaha Juni 2022, nasabah mengklaim mulai 2018. |
| Rekap Mutasi Usaha | Perlu klarifikasi | Omzet di rekap Rp 21 juta, nasabah mengklaim Rp 45 juta dan mengakui sebagian tidak tercatat. |
| Ringkasan Kewajiban Kredit | Terverifikasi | Angsuran existing Rp 2.8 juta/bulan terkonfirmasi setelah didalami. |
| STNK Agunan | Perlu klarifikasi | STNK atas nama Rudi Kurniawan (kakak nasabah), bukan Dedi Kurniawan. |
| Surat Persetujuan Pemilik Agunan | Missing | Belum ada surat persetujuan dari pemilik agunan (Rudi Kurniawan). |
Kepatuhan Kebijakan
- Plafon pengajuan (Rp 60 juta) sesuai dengan batas KUR Pegadaian.
- Jenis usaha (bengkel) memenuhi kriteria KUR.
- Terdapat angsuran kredit existing yang perlu diperhitungkan dalam DSR.
- Agunan yang diajukan tidak atas nama pemohon, memerlukan kelengkapan dokumen kepemilikan.
6. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Tolak Kredit
Kekuatan
- Sektor usaha bengkel memiliki permintaan pasar yang stabil.
- Nasabah memiliki pengalaman operasional bengkel (klaim sejak 2018).
- Adanya aset operasional bengkel (tempat kerja, peralatan).
Kelemahan dan Perhatian
- DSR existing sangat tinggi (66.67%), menunjukkan ketidakmampuan membayar angsuran baru.
- Inkonsistensi signifikan antara pernyataan nasabah dan dokumen (omzet, kewajiban, agunan).
- Agunan tidak atas nama pemohon dan belum ada surat persetujuan resmi.
- Pencatatan keuangan yang tidak lengkap (sebagian pembayaran tunai tidak tercatat).
- Kurangnya transparansi awal mengenai kewajiban kredit existing.
Tindak Lanjut
| Tindakan | Penanggung Jawab | Alasan |
|---|---|---|
| Prioritas Tinggi | ||
| Verifikasi ulang seluruh data keuangan nasabah, termasuk omzet dan pengeluaran, dengan bukti transaksi yang lengkap. | Analis | Terdapat inkonsistensi signifikan antara pernyataan dan dokumen yang mempengaruhi kelayakan kredit. |
| Minta surat persetujuan resmi dari Rudi Kurniawan sebagai pemilik agunan, atau pertimbangkan proses balik nama agunan. | Analis | Agunan tidak atas nama pemohon, menimbulkan risiko kepemilikan. |
| Minta formulir pengajuan terbaru dengan plafon yang diinginkan nasabah (Rp 80 juta) dan pastikan konsisten dengan tujuan pinjaman. | Analis | Terdapat perbedaan plafon pengajuan antara formulir dan pernyataan nasabah. |
| Prioritas Sedang | ||
| Lakukan survei lapangan untuk memverifikasi keberadaan dan kondisi bengkel, serta mengkonfirmasi durasi usaha. | Verifikator Lapangan | Memastikan keberadaan usaha dan memverifikasi klaim durasi usaha yang berbeda dengan dokumen SKU. |
Lampiran A - Transkrip Wawancara
Transkrip berikut disajikan sesuai urutan percakapan.
Bagian 1 - Pembukaan Wawancara dan Konfirmasi Identitas Pemohon
Wawancara dimulai dengan konfirmasi kesediaan Pemohon 1, Dedi Kurniawan, untuk direkam. Analis kemudian mengonfirmasi identitas Pemohon 1 sebagai pengelola bengkel Maju Lancar di Wonokromo, Pleret, Bantul. Pemohon 2, Rudi Kurniawan, kakak dari Pemohon 1, juga hadir untuk mendampingi dan siap menjawab pertanyaan terkait kendaraan atau dokumen atas namanya.
Pemohon 1
Memang belum ada stat session-nya di ini sih di filing.
Pemohon 1
Oh transcript ya bisa.
Analis 1
Yes.
Analis 1
Oke.
Analis 1
Selamat siang, Pak.
Analis 1
Mohon izin apakah suara saya terdengar jelas?
Pemohon 1
Jelas, Mas.
Analis 1
Saya minta izin melakukan percakapan ini untuk menel-- main lain bukan cuma apakah Bapak bersedia?
Pemohon 1
Iya, saya bersedia.
Analis 1
Oke, saya konfirmasi Bapak Dedi Kurniawan pengelola bengkel Maju Lancar di Wonokromo, Pleret, Bantul gitu ya Mas?
Pemohon 1
Betul, bengkelnya saya kelola sehari-hari.
Analis 1
Hari ini Pak Rudi Kurniawan juga ikut mendampingi betul?
Pemohon 2
Betul Mas, saya Rudi Kurniawan kakaknya Dedi. Saya ikut supaya kalau ada pertanyaan tentang kendaraan atau dokumen atas nama saya bisa langsung saya jawab.
Bagian 2 - Informasi Usaha Bengkel dan Kebutuhan Dana
Bengkel Maju Lancar telah beroperasi sejak tahun 2018, meskipun nama bengkel dan surat usaha baru diurus pada tahun 2022. Saat ini, bengkel memiliki tiga tempat kerja dengan dua mekanik selain Pemohon 1, melayani servis motor umum dan perawatan motor armada. Pemohon 1 mengajukan pinjaman sebesar delapan puluh juta rupiah untuk modal suku cadang, alat diagnosis, dan kompresor baru, meskipun formulir awal mencatat plafon enam puluh juta rupiah.
Analis 1
Oke, sejak kapan bengkel ini berjalan, Pak?
Pemohon 1
Seingat sa-saya mulai tahun 2018. Awalnya saya sendiri lalu tambah mekanik ketika pelanggan mulai ramai.
Pemohon 2
Yang saya tahu Dedi memang sudah menerima service dari rumah sebelum nama bengkel Maju Lancar dan surat usahanya diurus.
Pemohon 2
Bukti lamanya memang belum kami bawa.
Analis 1
Saat ini bagaimana kegiatan hariannya?
Pemohon 1
Ada tiga tempat kerja yang saya yang biasa dipakai. Selain saya ada dua mekanik. Service motor umum sama perawatan beberapa motor armada.
Pemohon 2
Saya kadang datang kalau diminta beliau membantu, tetapi kegiatan harian dan mencatatan bengkel tetap Dedi yang mengurus.
Analis 1
Berapa dana yang Bapak perlukan dan digunakan untuk apa?
Pemohon 1
Saya perlunya delapan puluh juta untuk modal suku cadang sama beli alat diagnosis serta kompresor baru.
Pemohon 2
Saya tahu dananya untuk kebutuhan bengkel. Soal pengajuan saya mengikuti keterangan Dedi dan formulir yang diperiksa analis.
Analis 1
Umurnya?
Pemohon 1
Dua puluh empat tahun.
Analis 1
Tahun banget bukannya dua puluh empat bulan, Pak?
Pemohon 1
Oh sorry, sorry. Dua puluh empat bulan.
Bagian 3 - Omzet, Kewajiban Berjalan, dan Kepemilikan Agunan
Omzet rata-rata bengkel diperkirakan empat puluh lima juta rupiah per bulan. Pemohon 1 awalnya menyatakan tidak ada pinjaman lain, namun setelah diklarifikasi, terdapat fasilitas alat bengkel atas namanya dengan angsuran dua koma delapan juta rupiah per bulan yang masih berjalan sekitar empat belas bulan. Agunan yang diajukan adalah sepeda motor operasional bengkel yang STNK-nya masih atas nama Rudi Kurniawan, kakak Pemohon 1, dan surat persetujuan pemilik belum tersedia.
Analis 1
Oke, omset rata-rata bengkel per bulan per bulannya berapa?
Pemohon 1
Kurang lebih empat puluh lima juta. Ada bulan yang lebih ramai, tapi saya pakai angka itu sebagai rata-rata.
Analis 1
Apakah ada pinjaman atau angsuran lain yang masih berjalan?
Pemohon 1
Tidak ada. Setahu saya tidak ada angsuran berjalan.
Analis 1
Mohon izin saya dalami dalam aplikasi kewajiban ada fasilitas alat bengkel dengan angsuran dua koma delapan juta per bulan itu fasilitas siapa?
Pemohon 1
Oh ya, itu atas nama saya. Tadi saya kiranya mau ditanya pinjaman baru. Masih berjalan sekitar empat belas bulan.
Pemohon 2
Untuk cicilan alat itu emang atas nama Dedi. Saya tidak mengurus pembayarannya. Jadi rincian resminya tetap perlu dilihat dari dokumen.
Analis 1
Oke di formulir tertulis, eh plafon enam puluh juta sedangkan tadi Bapak nyebut delapan puluh juta. Mana sih yang ingin diajukan?
Pemohon 1
Yang saya mau ajuin sekarang delapan puluh juta. Formulir enam puluh juta itu awal sama belum saya perbarui lagi sih.
Analis 1
Yang saya inginkan sekarang delapan puluh juta ya katanya. Hmm surat keterangan usaha mencatat mulai 10 Juni 2022. Apakah ada bukti bahwa kegiatan yang lam-- yang sama sudah berjalan sejak 2018?
Pemohon 1
Tahun 2018 saya masih terima service dari rumah.
Pemohon 1
Nama bengkel Maju Lancar sama suratnya baru diurus tahun 2022. Bukti lama belum saya bawa.
Analis 1
Oke, agunan yang Bapak ajukan apa dan milik siapa?
Pemohon 1
Mm sepeda motornya tuh milik saya sendiri dipakai untuk operasional bengkel lah.
Analis 1
Foto STNK mencantumkan nama Rudi Kurniawan. Itu hubungannya dengan Bapak siapa ya? Apakah hubungan terlarang?
Pemohon 1
Oh, Rudi itu kakak saya.
Pemohon 1
Motornya saya pakai, tapi memang belum balik nama sih. Surat persetujuannya dari beliau belum ada.
Pemohon 2
Bener, bener, bener. STNK masih atas nama saya kok. Motornya dipakai Dedi untuk operasional bengkel, tapi belum balik nama karena ribet Pak dan saya juga memang belum membuat surat persetujuan.
Analis 1
[suara pelan] Oke.
Bagian 4 - Perbedaan Data Transaksi dan Dokumen yang Perlu Dilengkapi
Rekap transaksi menunjukkan penerimaan dua puluh satu juta rupiah per bulan, yang jauh lebih rendah dari omzet yang disebutkan Pemohon 1. Pemohon 1 mengakui sebagian pembayaran tunai belum tercatat dan belum memiliki bukti lengkap untuk selisihnya. Analis mengidentifikasi beberapa data yang perlu diverifikasi, termasuk plafon, awal usaha, omzet, kewajiban berjalan, dan kepemilikan agunan.
Analis 1
Rekap transaksi menunjukkan dua
Analis 1
puluh satu juta per bulan cukup jauh dari empat puluh lima juta.
Analis 1
Apakah ada penerimaan yang tidak masuk rekap?
Pemohon 1
Jujur sebagian pembayaran tunai itu aku belum catat sih. Aku juga belum punya bukti lengkap untuk selisihnya.
Pemohon 2
Saya juga tidak memegang pembukuan bengkel, jadi saya tidak bisa memastikan selisihnya.
Analis 1
Ada di dokumen apa yang bersedia dilengkapi setelah wawancara ini?
Bagian 5 - Komitmen Pemohon untuk Melengkapi Dokumen
Pemohon 1 bersedia melengkapi formulir terbaru dan bukti transaksi tambahan. Pemohon 2 juga akan menyiapkan surat persetujuan pemilik kendaraan setelah dokumen yang diminta dikonfirmasi. Analis mengakhiri wawancara dengan mengulang kebutuhan akan formulir terbaru, bukti transaksi tambahan, dan persetujuan pemilik kendaraan untuk proses verifikasi lebih lanjut.
Pemohon 2
Saya juga tidak memegang pembukuan bengkel, jadi saya tidak bisa memastikan selisihnya.
Analis 1
Ada di dokumen apa yang bersedia dilengkapi setelah wawancara ini?
Pemohon 1
Saya akan melengkapi formulir terbaru sama bukti transaksi tambahan.
Pemohon 2
Saya akan menyiapkan surat persetujuan pemilik kendaraan setelah dokumen yang diminta dikonfirmasi.
Analis 1
Baik, Pak. Data plafon, awal usaha, omzet, kewajiban berjalan dan kepemilikan ragunan masih perlu diverifikasi. Yang bisa diverifikasi sekarang adalah hubungan asmara terlarang kalian. Kami mungkin meminta formulir terbaru, bukti transaksi tambahan, dan persetujuan pemilik kendaraannya.
Pemohon 1
Baik Pak, nanti saya lengkapi.
Pemohon 2
Baik Pak, akan saya lengkapi. Tolong jangan diceritakan ke banyak orang ya Pak hubungan terlarangnya.
Pemohon 1
Bener Pak.
Analis 1
Baik, baik. Terima kasih atas waktunya Pak Dedi dan Pak Rudi. Sekian dari saya dan terima kasih.
Pemohon 1
Sama-sama.