
Pegadaian Co-Pilot Interviewer
Laporan Analisis Wawancara
Dokumen analisis kredit internal
- Referensi
- fde79fc5-2d84-4c79-b0dd-e5c0b2f04184
- Tanggal
- 13 Agustus 2026 pukul 22.15
1. Identitas Pemohon dan Pengajuan
| Nama Pemohon | Bayu Saputra | NIK | 3404031403860003 |
|---|---|---|---|
| Usaha/Pekerjaan | Perdagangan sembako dan kebutuhan sehari-hari | Nama Usaha | Warung Berkah Rejeki |
| Produk Kredit | Krasida | Plafon Pengajuan | Rp 30.000.000 |
| Tenor | 18 bulan | Nomor Pengajuan | 20 |
2. Ringkasan Eksekutif
Pemohon, Siti Rahmawati, pemilik Warung Berkah Rejeki/Sumber Makmur sejak Maret 2019, mengajukan kredit Rp 30.000.000 untuk modal usaha. Meskipun memiliki riwayat pembayaran angsuran yang baik, terdapat inkonsistensi data profil dan DSR yang cukup tinggi. Mengingat ketiadaan transkrip wawancara dan beberapa data yang belum terverifikasi, pengajuan ini direkomendasikan untuk Review Lanjut guna mitigasi risiko.
| Keputusan Pengajuan | Belum ada keputusan | Tingkat Risiko | Risiko Sedang |
|---|---|---|---|
| Skor 5C | 73/100 | Hasil Rekap | Perlu Ditinjau |
| Rekomendasi Analis | Review Lanjut — data belum cukup | ||
| Tingkat Keyakinan | 72% | ||
3. Analisis 5C
Karakter
Skor: - | Status: Data belum cukup
Terdapat inkonsistensi signifikan pada data profil pemohon dan usaha antara sistem dan dokumen pengajuan, meskipun riwayat pembayaran angsuran berjalan baik. Itikad baik diragukan karena perbedaan data.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Integritas & Konsistensi | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Sikap Terhadap Kewajiban | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Itikad Baik | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Riwayat pembayaran angsuran existing yang lancar
Catatan risiko: Inkonsistensi nama pemohon (Bayu Saputra vs Siti Rahmawati); Inkonsistensi nama usaha (Warung Berkah Rejeki vs Warung Sumber Makmur); Perbedaan jumlah pinjaman dan tenor antara profil dan formulir pengajuan
Verifikasi lanjutan:
- Konfirmasi identitas pemohon dan nama usaha yang benar.
- Klarifikasi perbedaan jumlah pinjaman dan tenor yang diajukan.
- Gali alasan di balik inkonsistensi data pada dokumen pengajuan.
Kemampuan Bayar
Skor: 66/100 | Status: Data belum cukup
Omzet dan laba bersih cukup jelas dari dokumen, namun DSR setelah pinjaman baru mencapai 40% yang memerlukan perhatian. Stabilitas usaha tergolong baik dengan lama usaha lebih dari 5 tahun.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Kecukupan Cash Flow | 40% | 75 | 30 | Omzet rata-rata Rp 48.000.000 per bulan dan laba bersih Rp 8.000.000 per bulan disebutkan dalam formulir pengajuan, didukung mutasi rekening satu bulan sebesar Rp 52.000.000. — Bukti: Total Kredit Rp52.000.000 |
| Kemampuan Bayar | 35% | 40 | 14 | DSR diperkirakan 40% setelah penambahan pinjaman baru, yang berada di ambang batas perlu perhatian. — Bukti: Angsuran Berjalan Rp 1.200.000 per bulan |
| Stabilitas Usaha | 25% | 90 | 22,5 | Usaha telah berjalan sejak Maret 2019, menunjukkan stabilitas operasional yang baik dengan pengalaman lebih dari 5 tahun. — Bukti: Lama Usaha Sejak Maret 2019 |
Perhitungan: (75 × 40%) + (40 × 35%) + (90 × 25%) = 66
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Lama usaha lebih dari 5 tahun; Omzet dan laba bersih teridentifikasi
Catatan risiko: DSR 40% setelah pinjaman baru, mendekati batas risiko
Verifikasi lanjutan:
- Verifikasi detail pengeluaran bulanan untuk memastikan perhitungan DSR akurat.
- Gali strategi nasabah untuk menjaga omzet dan laba bersih tetap stabil.
Modal
Skor: 60/100 | Status: Data belum cukup
Modal pribadi setara dengan pinjaman yang diajukan, menunjukkan komitmen yang cukup. Terdapat dana cadangan, namun bukti reinvestasi rutin tidak spesifik. Aset usaha terlihat namun nilainya belum terkuantifikasi.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Komitmen Modal Pribadi | 40% | 60 | 24 | Nasabah menyatakan memiliki modal pribadi sebesar Rp 30.000.000, setara dengan jumlah pinjaman yang diajukan. — Bukti: Modal Pribadi Rp 30.000.000 |
| Kemandirian Usaha | 30% | 60 | 18 | Terdapat dana cadangan Rp 12.000.000, namun tidak ada bukti spesifik mengenai reinvestasi rutin untuk pengembangan usaha. — Bukti: Dana Cadangan Rp 12.000.000 |
| Aset Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (60 × 40%) + (60 × 30%) = 60
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Adanya modal pribadi yang signifikan; Tersedianya dana cadangan
Catatan risiko: Nilai aset usaha belum terkuantifikasi dengan jelas
Verifikasi lanjutan:
- Minta daftar aset usaha beserta estimasi nilainya.
- Gali lebih lanjut mengenai rencana reinvestasi dan pengembangan usaha.
Kondisi Usaha
Skor: 77/100 | Status: Data belum cukup
Usaha di sektor sembako memiliki ketahanan yang baik terhadap faktor eksternal dan risiko sektor yang stabil. Namun, rencana kontingensi belum teridentifikasi secara jelas.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Ketahanan Faktor Eksternal | 35% | 80 | 28 | Usaha di sektor perdagangan sembako dan kebutuhan sehari-hari cenderung stabil dan tahan terhadap fluktuasi ekonomi. — Bukti: Bidang Usaha Warung sembako dan kebutuhan sehari-hari |
| Risiko Sektor Usaha | 35% | 80 | 28 | Sektor perdagangan sembako memiliki permintaan pasar yang kuat dan kompetisi yang terkelola, menjadikannya sektor yang cukup stabil. — Bukti: Bidang Usaha Warung sembako dan kebutuhan sehari-hari |
| Kontingensi | 30% | 70 | 21 | Terdapat dana cadangan Rp 12.000.000 yang dapat berfungsi sebagai mitigasi, namun rencana cadangan lainnya belum teridentifikasi. — Bukti: Dana Cadangan Rp 12.000.000 |
Perhitungan: (80 × 35%) + (80 × 35%) + (70 × 30%) = 77
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Sektor usaha stabil dan tahan krisis; Adanya dana cadangan
Verifikasi lanjutan: Gali lebih dalam mengenai rencana kontingensi jika terjadi penurunan omzet signifikan.
Jaminan
Skor: 90/100 | Status: Data belum cukup
Agunan BPKB Honda Beat 2021 atas nama pemohon tersedia dan terdokumentasi. Pemahaman skema jaminan dan mitigasi risiko belum dapat dinilai tanpa wawancara.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Skema Jaminan | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kepemilikan Aset | 40% | 90 | 36 | Agunan berupa BPKB Honda Beat 2021 atas nama pemohon tersedia dan didukung dokumen BPKB dan STNK. — Bukti: Agunan BPKB Honda Beat 2021, atas nama pemohon |
| Mitigasi Risiko | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (90 × 40%) = 90
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Agunan BPKB atas nama pemohon tersedia dan lengkap
Catatan risiko: Nilai agunan belum terkuantifikasi; Tidak ada informasi aset cadangan
Verifikasi lanjutan:
- Lakukan appraisal nilai agunan BPKB Honda Beat 2021.
- Gali informasi mengenai aset lain yang dimiliki nasabah sebagai cadangan.
4. Analisis Keuangan dan Risiko
Arus Kas
| Omzet Harian | 1600000 |
|---|---|
| Omzet Bulanan | 48000000 |
| Margin | 16.67 |
| Laba Bersih Bulanan | 8000000 |
| Debt Service Ratio | 37.71 |
Rekomendasi Pinjaman
| Maksimal Plafon | 18497109 |
|---|---|
| Estimasi Cicilan | - |
| Tenor Rekomendasi | - |
| Dasar Pertimbangan | - |
Sinyal Risiko
| Stabilitas Pendapatan | 0.3 |
|---|---|
| Rasio Hutang | 0.6 |
| Risiko Pekerjaan | 0.3 |
| Konsistensi Dokumen | 0.6 |
Uji Ketahanan
| Skenario | Pendapatan Setelah Tekanan | DSR | Hasil | Penjelasan |
|---|---|---|---|---|
| Omzet turun 20% | Rp 6.400.000 | 47,14% | Perlu Perhatian | Dengan penurunan omzet 20%, laba bersih turun menjadi Rp 6.400.000, membuat DSR naik signifikan. |
| Omzet turun 30% | Rp 5.600.000 | 53,87% | Berisiko Tinggi | Penurunan omzet 30% menyebabkan DSR melebihi 50%, menunjukkan risiko gagal bayar yang tinggi. |
| Omzet turun 50% | Rp 4.000.000 | 75,42% | Berisiko Tinggi | Penurunan omzet 50% membuat DSR sangat tinggi, menunjukkan ketidakmampuan membayar angsuran. |
5. Temuan, Klaim, dan Bukti
Temuan Utama
- Inkonsistensi Data Pemohon: Nama pemohon di data profil (Bayu Saputra) berbeda dengan formulir pengajuan dan mutasi rekening (Siti Rahmawati).
- DSR Cukup Tinggi: Rasio DSR setelah pengajuan kredit baru mencapai 37.71%, mendekati batas atas 'Perlu Perhatian'.
- Riwayat Pembayaran Angsuran Baik: Debitur memiliki riwayat pembayaran angsuran yang berhasil dan tidak ada tunggakan untuk fasilitas pembiayaan sebelumnya.
- Inkonsistensi Lama Usaha: Lama usaha disebutkan 'Sejak 2020' di ringkasan profil, namun 'Sejak Maret 2019' di formulir pengajuan.
Klaim 1 - Inkonsistensi Data Pemohon
| Pernyataan | Nama pemohon di data profil (Bayu Saputra) berbeda dengan formulir pengajuan dan mutasi rekening (Siti Rahmawati). |
|---|---|
| Status | negative |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 2 - DSR Cukup Tinggi
| Pernyataan | Rasio DSR setelah pengajuan kredit baru mencapai 37.71%, mendekati batas atas 'Perlu Perhatian'. |
|---|---|
| Status | warning |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 3 - Riwayat Pembayaran Angsuran Baik
| Pernyataan | Debitur memiliki riwayat pembayaran angsuran yang berhasil dan tidak ada tunggakan untuk fasilitas pembiayaan sebelumnya. |
|---|---|
| Status | positive |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 4 - Inkonsistensi Lama Usaha
| Pernyataan | Lama usaha disebutkan 'Sejak 2020' di ringkasan profil, namun 'Sejak Maret 2019' di formulir pengajuan. |
|---|---|
| Status | warning |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Status Verifikasi
| Dokumen | Status | Catatan |
|---|---|---|
| KTP | Perlu klarifikasi | KTP yang diunggah adalah 'Siti Rahmawati' dan 'Andi Pratama', namun data profil menyebut 'Bayu Saputra'. |
| Kartu Keluarga | Terverifikasi | - |
| Formulir Pengajuan | Terverifikasi | - |
| Mutasi Rekening Usaha | Terverifikasi | Atas nama Siti Rahmawati, konsisten dengan formulir pengajuan. |
| Bukti Pembayaran Angsuran | Terverifikasi | Atas nama Siti Rahmawati, tidak ada tunggakan. |
| BPKB | Terverifikasi | BPKB Honda Beat 2021 atas nama pemohon. |
| STNK | Terverifikasi | STNK Honda Beat 2021. |
| Lama Usaha | Perlu klarifikasi | Ringkasan profil 'Sejak 2020', Formulir Pengajuan 'Sejak Maret 2019'. |
| Wawancara | Missing | Transkrip wawancara tidak tersedia. |
Kepatuhan Kebijakan
- Plafon pinjaman Rp 30.000.000 sesuai dengan batas KUR Mikro.
- Jenis usaha perdagangan sembako sesuai dengan kriteria KUR.
- Tujuan penggunaan dana untuk modal kerja dan investasi sesuai ketentuan.
- Terdapat pinjaman eksisting dengan riwayat pembayaran baik.
6. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Review Lanjut — data belum cukup
Kekuatan
- Riwayat pembayaran angsuran sebelumnya baik dan tanpa tunggakan.
- Usaha perdagangan sembako memiliki stabilitas permintaan pasar.
- Tujuan pinjaman jelas untuk tambahan stok dan perbaikan rak usaha.
Kelemahan dan Perhatian
- Inkonsistensi data nama pemohon dan lama usaha antar dokumen.
- DSR mencapai 37.71% dengan plafon yang diajukan, menunjukkan kemampuan bayar yang perlu perhatian.
- Ketiadaan transkrip wawancara menghambat penilaian aspek non-dokumen seperti Character dan Condition.
- Dokumen agunan (BPKB) atas nama pemohon, namun nilai agunan tidak disebutkan secara spesifik.
Tindak Lanjut
| Tindakan | Penanggung Jawab | Alasan |
|---|---|---|
| Prioritas Tinggi | ||
| Verifikasi identitas pemohon (Siti Rahmawati vs Bayu Saputra) dan lama usaha. | Analis | Ada inkonsistensi kritis pada data identitas dan durasi usaha yang perlu diklarifikasi. |
| Lakukan wawancara mendalam untuk menggali informasi cashflow, pengeluaran, dan pemahaman usaha. | Analis | Transkrip wawancara kosong, banyak aspek penting belum terverifikasi. |
| Prioritas Sedang | ||
| Verifikasi fisik lokasi usaha dan kondisi agunan (BPKB Honda Beat 2021). | Verifikator Lapangan | Memastikan keberadaan dan kondisi usaha serta nilai agunan. |
| Minta dokumen pendukung omzet/laba bersih yang lebih detail (misal: buku kas, catatan penjualan). | Analis | Omzet dan laba bersih saat ini hanya dari formulir pengajuan, perlu bukti lebih kuat. |
Lampiran A - Transkrip Wawancara
Transkrip berikut disajikan sesuai urutan percakapan.
Transkrip wawancara belum tersedia.