
Pegadaian Co-Pilot Interviewer
Laporan Analisis Wawancara
Dokumen analisis kredit internal
- Referensi
- e272ca14-8ff9-478f-a5b8-c05348fea15d
- Tanggal
- 13 Agustus 2026 pukul 20.18
1. Identitas Pemohon dan Pengajuan
| Nama Pemohon | Dedi Kurniawan | NIK | SIM-KTP-B-0001 |
|---|---|---|---|
| Usaha/Pekerjaan | Bengkel Maju Lancar | Nama Usaha | Kupedes Pegadaian |
| Produk Kredit | KUR | Plafon Pengajuan | Rp 60.000.000 |
| Tenor | 24 bulan | Nomor Pengajuan | 1 |
2. Ringkasan Eksekutif
Dedi Kurniawan mengajukan pinjaman Rp 60 juta untuk modal kerja dan alat bengkel 'Bengkel Maju Lancar' yang beroperasi sejak 2022. Analisis menunjukkan risiko tinggi karena tidak adanya data pendapatan/omzet dan discrepancy kepemilikan agunan. Wawancara tidak lengkap. Oleh karena itu, diperlukan review lanjutan untuk mendapatkan informasi finansial yang memadai dan klarifikasi agunan.
| Keputusan Pengajuan | Belum ada keputusan | Tingkat Risiko | Risiko Tinggi |
|---|---|---|---|
| Skor 5C | 46/100 | Hasil Rekap | Perlu Ditinjau |
| Rekomendasi Analis | Review Lanjut — data belum cukup | ||
| Tingkat Keyakinan | 61% | ||
3. Analisis 5C
Karakter
Skor: 39/100 | Status: Data belum cukup
Aspek Character menunjukkan risiko tinggi karena inkonsistensi kepemilikan agunan dan minimnya informasi langsung dari nasabah dalam wawancara. Riwayat pembayaran kredit sebelumnya tidak detail.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Integritas & Konsistensi | 40% | 30 | 12 | Terdapat inkonsistensi kepemilikan agunan yang diajukan (STNK atas nama Rudi Kurniawan, bukan Dedi Kurniawan). — Bukti: Nama pemilik: Rudi Kurniawan; Agunan: sepeda motor yang dinyatakan milik pemohon |
| Sikap Terhadap Kewajiban | 30% | 50 | 15 | Nasabah memiliki fasilitas kredit aktif dengan angsuran Rp 2.800.000/bulan, namun riwayat pembayaran tidak detail. — Bukti: Angsuran berjalan: Rp 2.800.000 per bulan; Status: aktif |
| Itikad Baik | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (30 × 40%) + (50 × 30%) = 39
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: Inkonsistensi kepemilikan agunan (STNK atas nama pihak lain).
Verifikasi lanjutan:
- Konfirmasi kepemilikan agunan dan hubungan dengan Rudi Kurniawan.
- Gali riwayat pembayaran kredit sebelumnya secara detail.
- Minta penjelasan mengenai inkonsistensi data.
Kemampuan Bayar
Skor: 70/100 | Status: Data belum cukup
Aspek Capacity sangat lemah karena tidak ada data omzet/pendapatan yang tersedia, sehingga kemampuan bayar tidak dapat dinilai secara akurat. Stabilitas usaha juga belum terbukti kuat.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Kecukupan Cash Flow | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemampuan Bayar | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Stabilitas Usaha | 25% | 70 | 17,5 | Usaha Bengkel Maju Lancar telah beroperasi sejak Juni 2022 (sekitar 4 tahun), menunjukkan stabilitas operasional yang cukup. — Bukti: Mulai usaha: 10 Juni 2022 |
Perhitungan: (70 × 25%) = 70
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Usaha telah berjalan selama kurang lebih 4 tahun.
Catatan risiko: Tidak ada data pendapatan/omzet yang tersedia.; Kemampuan bayar tidak dapat dihitung.
Verifikasi lanjutan:
- Minta laporan keuangan atau mutasi rekening usaha untuk verifikasi omzet dan pendapatan.
- Gali informasi detail mengenai pengeluaran operasional dan pribadi.
Modal
Skor: 70/100 | Status: Data belum cukup
Aspek Capital menunjukkan kelemahan karena tidak ada informasi mengenai modal pribadi atau reinvestasi usaha. Aset usaha juga terbatas dan dokumentasinya parsial.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Komitmen Modal Pribadi | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemandirian Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Aset Usaha | 30% | 70 | 21 | Tujuan pinjaman untuk modal kerja dan pembelian alat bengkel mengindikasikan adanya aset usaha, namun detail dan dokumentasinya parsial. — Bukti: Tujuan: modal kerja dan pembelian alat bengkel |
Perhitungan: (70 × 30%) = 70
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: Tidak ada informasi mengenai modal pribadi atau reinvestasi.
Verifikasi lanjutan:
- Gali informasi mengenai modal awal usaha dan sumbernya.
- Minta daftar aset usaha yang dimiliki dan bukti kepemilikannya.
Kondisi Usaha
Skor: - | Status: Data belum cukup
Aspek Condition berada di batas kuning karena kurangnya informasi mengenai ketahanan usaha terhadap faktor eksternal dan rencana kontingensi. Risiko sektor usaha bengkel dianggap cukup stabil.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Ketahanan Faktor Eksternal | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Risiko Sektor Usaha | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kontingensi | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Sektor usaha bengkel cenderung stabil.
Catatan risiko: Tidak ada rencana kontingensi yang jelas.
Verifikasi lanjutan:
- Tanyakan mengenai strategi mitigasi risiko usaha terhadap fluktuasi pasar atau kondisi ekonomi.
- Gali informasi mengenai rencana cadangan atau tabungan darurat.
Jaminan
Skor: 0/100 | Status: Data belum cukup
Aspek Collateral sangat berisiko tinggi karena agunan yang diajukan (sepeda motor) tidak atas nama pemohon, menunjukkan masalah kepemilikan yang signifikan.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Skema Jaminan | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kepemilikan Aset | 40% | 0 | 0 | Aset jaminan (sepeda motor) tidak atas nama pemohon Dedi Kurniawan, melainkan Rudi Kurniawan, yang merupakan red flag utama. — Bukti: Nama pemilik: Rudi Kurniawan; Agunan: sepeda motor yang dinyatakan milik pemohon |
| Mitigasi Risiko | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (0 × 40%) = 0
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Catatan risiko: Agunan tidak atas nama pemohon.; Status kepemilikan agunan tidak jelas.
Verifikasi lanjutan:
- Minta klarifikasi kepemilikan STNK dan hubungan dengan pemilik terdaftar.
- Minta dokumen kepemilikan agunan yang sah atas nama pemohon atau ganti agunan.
4. Analisis Keuangan dan Risiko
Arus Kas
| Omzet Harian | 0 |
|---|---|
| Omzet Bulanan | 0 |
| Margin | 20 |
| Laba Bersih Bulanan | 0 |
| Debt Service Ratio | 1000 |
Rekomendasi Pinjaman
| Maksimal Plafon | 0 |
|---|---|
| Estimasi Cicilan | - |
| Tenor Rekomendasi | - |
| Dasar Pertimbangan | - |
Sinyal Risiko
| Stabilitas Pendapatan | 1 |
|---|---|
| Rasio Hutang | 1 |
| Risiko Pekerjaan | 0.5 |
| Konsistensi Dokumen | 0.7 |
Uji Ketahanan
| Skenario | Pendapatan Setelah Tekanan | DSR | Hasil | Penjelasan |
|---|---|---|---|---|
| Omzet turun 20% | Rp 0 | 1.000% | Berisiko Tinggi | Tanpa data omzet awal, skenario ini tetap menunjukkan risiko tinggi karena ketidakmampuan membayar cicilan. |
| Omzet turun 30% | Rp 0 | 1.000% | Berisiko Tinggi | Kondisi semakin berisiko tinggi tanpa adanya informasi pendapatan yang jelas. |
| Omzet turun 50% | Rp 0 | 1.000% | Berisiko Tinggi | Skenario terburuk ini menegaskan risiko ekstrem tanpa data pendapatan. |
5. Temuan, Klaim, dan Bukti
Temuan Utama
- Data Pendapatan Tidak Tersedia: Tidak ada informasi omzet atau pendapatan bulanan yang ditemukan dari dokumen maupun transkrip wawancara, menyulitkan penilaian kapasitas pembayaran.
- Discrepancy Kepemilikan Agunan: Nama pemilik pada STNK agunan (Rudi Kurniawan) tidak sesuai dengan nama pemohon (Dedi Kurniawan).
- Wawancara Tidak Lengkap: Transkrip wawancara sangat singkat dan tidak mencakup topik finansial penting seperti pendapatan, pengeluaran, atau detail usaha.
- Usaha Berjalan Sejak 2022: Bengkel Maju Lancar telah beroperasi sejak Juni 2022, menunjukkan stabilitas operasional awal.
Klaim 1 - Data Pendapatan Tidak Tersedia
| Pernyataan | Tidak ada informasi omzet atau pendapatan bulanan yang ditemukan dari dokumen maupun transkrip wawancara, menyulitkan penilaian kapasitas pembayaran. |
|---|---|
| Status | negative |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 2 - Discrepancy Kepemilikan Agunan
| Pernyataan | Nama pemilik pada STNK agunan (Rudi Kurniawan) tidak sesuai dengan nama pemohon (Dedi Kurniawan). |
|---|---|
| Status | negative |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 3 - Wawancara Tidak Lengkap
| Pernyataan | Transkrip wawancara sangat singkat dan tidak mencakup topik finansial penting seperti pendapatan, pengeluaran, atau detail usaha. |
|---|---|
| Status | warning |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 4 - Usaha Berjalan Sejak 2022
| Pernyataan | Bengkel Maju Lancar telah beroperasi sejak Juni 2022, menunjukkan stabilitas operasional awal. |
|---|---|
| Status | positive |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Status Verifikasi
| Dokumen | Status | Catatan |
|---|---|---|
| KTP | Terverifikasi | Sesuai data profil. |
| Formulir Pengajuan | Terverifikasi | Sesuai data profil. |
| SKU | Terverifikasi | Usaha Bengkel Maju Lancar, mulai 10 Juni 2022. |
| STNK Agunan | Perlu klarifikasi | Nama pemilik STNK 'Rudi Kurniawan', bukan 'Dedi Kurniawan'. |
| Ringkasan Kewajiban Kredit | Terverifikasi | Ada cicilan berjalan Rp 2.800.000/bulan. |
| Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha | Missing | Dokumen '04-mutasi-dan-rekap-usaha.xlsx' dan '07-catatan-survei-lapangan.docx' tidak memberikan informasi hak pemakaian tempat usaha. |
| Data Pendapatan/Omzet | Missing | Tidak ada data pendapatan/omzet dari dokumen maupun wawancara. |
Kepatuhan Kebijakan
- Plafon pinjaman Rp 60.000.000 dan tenor 24 bulan sesuai ketentuan KUR.
- Tujuan pinjaman modal kerja dan pembelian alat bengkel sesuai kriteria KUR.
- Adanya kewajiban kredit berjalan perlu diperhitungkan dalam kapasitas pembayaran.
- Discrepancy kepemilikan agunan perlu diselesaikan sebelum persetujuan.
6. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Review Lanjut — data belum cukup
Kekuatan
- Usaha Bengkel Maju Lancar telah beroperasi sejak Juni 2022, menunjukkan pengalaman.
- Tujuan pinjaman jelas untuk modal kerja dan pembelian alat bengkel.
Kelemahan dan Perhatian
- Tidak ada data pendapatan/omzet yang tersedia untuk menilai kapasitas pembayaran.
- Kepemilikan agunan (STNK) tidak atas nama pemohon, menimbulkan keraguan.
- Wawancara sangat singkat dan tidak mencakup informasi finansial penting.
- Adanya kewajiban kredit berjalan sebesar Rp 2.800.000/bulan tanpa diketahui pendapatan.
Tindak Lanjut
| Tindakan | Penanggung Jawab | Alasan |
|---|---|---|
| Prioritas Tinggi | ||
| Verifikasi data pendapatan/omzet usaha | Verifikator Lapangan | Ketiadaan data pendapatan adalah hambatan utama penilaian kelayakan kredit. |
| Klarifikasi kepemilikan agunan STNK | Analis | Discrepancy nama pemilik pada STNK harus dijelaskan atau diganti agunan lain. |
| Prioritas Sedang | ||
| Lakukan wawancara ulang dengan fokus pada aspek finansial | Analis | Wawancara sebelumnya tidak lengkap dan tidak mendapatkan informasi krusial. |
| Minta laporan keuangan atau mutasi rekening usaha 3-6 bulan terakhir | Analis | Untuk mendapatkan gambaran arus kas dan pendapatan yang lebih akurat. |
Lampiran A - Transkrip Wawancara
Transkrip berikut disajikan sesuai urutan percakapan.
Bagian 1 - Rekaman Tanpa Percakapan Substantif
Rekaman ini hanya memuat suara latar dan beberapa ucapan analis yang tidak terkait dengan wawancara kredit. Tidak ada informasi substantif mengenai pemohon, dokumen, atau keuangan yang dapat dirangkum dari transkrip ini.
Analis 1
Oh
Analis 1
dia udah nyambung harusnya. Oh yes thank you, thanks God.
Analis 1
Oh
Analis 1
finally.
Analis 1
Oke kita tunggu rekomendasi. Ini padahal
Analis 1
pertama setelah
Analis 1
deploy.
Analis 1
Tolong rekomendasi buat--
Analis 1
tidak ada informasi relevan untuk analyze credit daripada kapan berakhir.
Analis 1
Hah?
Analis 1
Oke. Oke coba akhiri wawancara.
Analis 1
Habis itu kita mulai demo