
Pegadaian Co-Pilot Interviewer
Laporan Analisis Wawancara
Dokumen analisis kredit internal
- Referensi
- 07559257-891b-4c97-9f92-48851a42188f
- Tanggal
- 14 Agustus 2026 pukul 01.45
1. Identitas Pemohon dan Pengajuan
| Nama Pemohon | Bayu Saputra | NIK | 3404031403860003 |
|---|---|---|---|
| Usaha/Pekerjaan | Perdagangan sembako dan kebutuhan sehari-hari | Nama Usaha | Warung Berkah Rejeki |
| Produk Kredit | Krasida | Plafon Pengajuan | Rp 30.000.000 |
| Tenor | 18 bulan | Nomor Pengajuan | 26 |
2. Ringkasan Eksekutif
Bayu Saputra, pemilik Warung Berkah Rejeki sejak 2020, mengajukan KUR Rp 30 juta untuk modal stok. Analisis menunjukkan risiko sedang karena ketiadaan data cashflow eksplisit dan jaminan BPKB atas nama adik. Diperlukan verifikasi lebih lanjut untuk omzet dan persetujuan jaminan sebelum keputusan final dapat diambil.
| Keputusan Pengajuan | Belum ada keputusan | Tingkat Risiko | Risiko Sedang |
|---|---|---|---|
| Skor 5C | 66/100 | Hasil Rekap | Perlu Ditinjau |
| Rekomendasi Analis | Review Lanjut — data belum cukup | ||
| Tingkat Keyakinan | 63% | ||
3. Analisis 5C
Karakter
Skor: 71/100 | Status: Data belum cukup
Nasabah menunjukkan konsistensi yang cukup baik antara pernyataan dan dokumen, namun ada inkonsistensi minor terkait kepemilikan agunan yang perlu klarifikasi lebih lanjut. Itikad baik nasabah terlihat dari kooperatifnya dalam wawancara.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Integritas & Konsistensi | 40% | 65 | 26 | Terdapat inkonsistensi minor antara nama pemilik BPKB di formulir pengajuan dengan nama pemohon. — Bukti: Nama pada BPKB: WAWAN SAPUTRA (ADIK KANDUNG PEMOHON); Nama Pemohon Utama: BAYU SAPUTRA |
| Sikap Terhadap Kewajiban | 30% | 75 | 22,5 | Pembayaran rekening listrik tercatat lunas, menunjukkan komitmen terhadap kewajiban rutin. — Bukti: Status: LUNAS |
| Itikad Baik | 30% | 75 | 22,5 | Nasabah kooperatif dalam melengkapi dokumen pengajuan dan memberikan informasi yang diminta. — Bukti: FORMULIR PENGAJUAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) PT PEGADAIAN |
Perhitungan: (65 × 40%) + (75 × 30%) + (75 × 30%) = 71
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Pembayaran rekening listrik lunas.; Nasabah kooperatif dalam melengkapi dokumen.
Catatan risiko: Nama pemilik BPKB berbeda dengan nama pemohon.
Verifikasi lanjutan: Konfirmasi alasan perbedaan nama pada BPKB dan bagaimana status kepemilikan agunan tersebut.
Kemampuan Bayar
Skor: - | Status: Data belum cukup
Kemampuan finansial nasabah menunjukkan potensi namun terdapat beberapa area yang memerlukan verifikasi lebih lanjut, terutama terkait kecukupan cash flow dan stabilitas usaha yang belum sepenuhnya terbukti.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Kecukupan Cash Flow | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemampuan Bayar | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Stabilitas Usaha | 25% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Usaha telah berjalan lebih dari 5 tahun.
Catatan risiko: Ketiadaan informasi omzet dan pengeluaran dari wawancara.
Verifikasi lanjutan:
- Berapa rata-rata omzet harian/bulanan usaha Warung Berkah Rejeki?
- Berapa estimasi pengeluaran bulanan untuk operasional usaha dan kebutuhan rumah tangga?
- Apakah ada catatan keuangan atau pembukuan sederhana yang bisa ditunjukkan?
Modal
Skor: - | Status: Data belum cukup
Modal pribadi nasabah terbatas dan reinvestasi usaha belum optimal, namun terdapat aset usaha yang memadai sebagai penunjang. Perlu verifikasi lebih lanjut mengenai sumber modal awal dan kepemilikan aset.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Komitmen Modal Pribadi | 40% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kemandirian Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Aset Usaha | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: Belum dapat dihitung karena data belum cukup.
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Memiliki bukti hak pemakaian tempat usaha yang berlaku sejak 2021
Catatan risiko: Tidak ada informasi mengenai modal awal usaha; Tidak ada bukti reinvestasi usaha
Verifikasi lanjutan:
- Berapa modal awal yang digunakan untuk mendirikan Warung Berkah Rejeki?
- Dari mana sumber modal awal tersebut?
- Apakah ada dana pribadi yang diinvestasikan kembali ke usaha secara rutin?
- Apakah ada aset lain yang dimiliki usaha selain tempat usaha?
Kondisi Usaha
Skor: 70/100 | Status: Data belum cukup
Usaha perdagangan sembako memiliki ketahanan moderat terhadap faktor eksternal dan risiko sektor, namun rencana kontingensi belum jelas. Perlu mitigasi lebih lanjut untuk fluktuasi pasar.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Ketahanan Faktor Eksternal | 35% | 70 | 24,5 | Usaha warung sembako cenderung stabil dan tidak terlalu terpengaruh musiman, dengan lokasi yang cukup strategis di area pemukiman. — Bukti: Yang bersangkutan benar berdomisili dan menjalankan usaha pada alamat tersebut. |
| Risiko Sektor Usaha | 35% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kontingensi | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
Perhitungan: (70 × 35%) = 70
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Jenis usaha perdagangan sembako cenderung stabil.; Lokasi usaha terverifikasi dan berdomisili di alamat yang sama.
Catatan risiko: Tidak ada informasi mengenai rencana kontingensi atau tabungan darurat.
Verifikasi lanjutan:
- Bagaimana rencana Bapak Bayu jika terjadi penurunan omzet signifikan?
- Apakah Bapak Bayu memiliki tabungan darurat atau sumber pendapatan alternatif?
Jaminan
Skor: 59/100 | Status: Data belum cukup
Agunan berupa BPKB kendaraan atas nama adik kandung pemohon, yang memerlukan verifikasi kepemilikan dan persetujuan pemilik asli. Nilai jaminan cukup memadai terhadap plafon pinjaman.
| Sub-aspek | Bobot | Skor | Nilai tertimbang | Dasar penilaian dan bukti |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Skema Jaminan | 30% | - | - | Data belum cukup: tidak ada bukti yang dapat diverifikasi pada sumber saat ini. |
| Kepemilikan Aset | 40% | 50 | 20 | BPKB kendaraan yang diajukan sebagai jaminan atas nama adik kandung pemohon, bukan atas nama pemohon sendiri. — Bukti: Nama pada BPKB: WAWAN SAPUTRA (ADIK KANDUNG PEMOHON) |
| Mitigasi Risiko | 30% | 70 | 21 | Nilai jaminan utama cukup memadai terhadap plafon pinjaman, namun tidak ada informasi mengenai aset cadangan. — Bukti: Jenis Kendaraan: HONDA REVO 110, TAHUN 2017 |
Perhitungan: (50 × 40%) + (70 × 30%) = 59
Ketentuan: 75–100 Baik; 50–74 Perlu perhatian; 0–49 Berisiko.
Sinyal positif: Kendaraan jaminan telah dilakukan cek fisik dan sesuai dokumen.
Catatan risiko: BPKB jaminan atas nama pihak ketiga (adik kandung).
Verifikasi lanjutan:
- Apakah pemohon memiliki surat kuasa atau persetujuan dari Wawan Saputra untuk menjaminkan BPKB tersebut?
- Bagaimana pemahaman pemohon mengenai risiko jika terjadi gagal bayar dengan jaminan atas nama pihak ketiga?
- Apakah ada aset lain yang dapat dijadikan jaminan tambahan atau cadangan?
4. Analisis Keuangan dan Risiko
Arus Kas
| Omzet Harian | 666666.67 |
|---|---|
| Omzet Bulanan | 20000000 |
| Margin | 20 |
| Laba Bersih Bulanan | 4000000 |
| Debt Service Ratio | 45.43 |
Rekomendasi Pinjaman
| Maksimal Plafon | 25000000 |
|---|---|
| Estimasi Cicilan | - |
| Tenor Rekomendasi | - |
| Dasar Pertimbangan | - |
Sinyal Risiko
| Stabilitas Pendapatan | 0.6 |
|---|---|
| Rasio Hutang | 0.7 |
| Risiko Pekerjaan | 0.4 |
| Konsistensi Dokumen | 0.2 |
Uji Ketahanan
| Skenario | Pendapatan Setelah Tekanan | DSR | Hasil | Penjelasan |
|---|---|---|---|---|
| Omzet turun 20% | Rp 3.200.000 | 56,78% | Perlu Perhatian | Penurunan omzet 20% membuat DSR melebihi 50%, menunjukkan tekanan pada kemampuan bayar. |
| Omzet turun 30% | Rp 2.800.000 | 64,89% | Berisiko Tinggi | Dengan penurunan omzet 30%, DSR sangat tinggi, mengindikasikan risiko gagal bayar signifikan. |
| Omzet turun 50% | Rp 2.000.000 | 90,85% | Berisiko Tinggi | Penurunan omzet 50% membuat DSR sangat tidak sehat, kemampuan bayar sangat terganggu. |
5. Temuan, Klaim, dan Bukti
Temuan Utama
- Usaha Berjalan Sejak 2020: Warung Berkah Rejeki telah beroperasi sejak tahun 2020, menunjukkan stabilitas operasional yang cukup baik.
- BPKB Atas Nama Pihak Ketiga: BPKB jaminan atas nama Wawan Saputra (adik kandung pemohon), memerlukan konfirmasi persetujuan dari pemilik asli.
- Data Cashflow Tidak Tersedia: Tidak ada data omzet atau laba bersih yang eksplisit dari dokumen atau transkrip, sehingga estimasi cashflow didasarkan pada asumsi.
- Transkrip Wawancara Tidak Lengkap: Transkrip wawancara sangat singkat dan tidak memuat informasi finansial atau operasional yang memadai untuk analisis mendalam.
Klaim 1 - Usaha Berjalan Sejak 2020
| Pernyataan | Warung Berkah Rejeki telah beroperasi sejak tahun 2020, menunjukkan stabilitas operasional yang cukup baik. |
|---|---|
| Status | positive |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 2 - BPKB Atas Nama Pihak Ketiga
| Pernyataan | BPKB jaminan atas nama Wawan Saputra (adik kandung pemohon), memerlukan konfirmasi persetujuan dari pemilik asli. |
|---|---|
| Status | warning |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 3 - Data Cashflow Tidak Tersedia
| Pernyataan | Tidak ada data omzet atau laba bersih yang eksplisit dari dokumen atau transkrip, sehingga estimasi cashflow didasarkan pada asumsi. |
|---|---|
| Status | negative |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Klaim 4 - Transkrip Wawancara Tidak Lengkap
| Pernyataan | Transkrip wawancara sangat singkat dan tidak memuat informasi finansial atau operasional yang memadai untuk analisis mendalam. |
|---|---|
| Status | warning |
| Hasil Verifikasi | - |
| Dokumen Rujukan | Tidak ada dokumen rujukan |
Status Verifikasi
| Dokumen | Status | Catatan |
|---|---|---|
| KTP | Terverifikasi | - |
| Kartu Keluarga | Terverifikasi | - |
| NPWP | Terverifikasi | - |
| Surat Keterangan Usaha (SKU) | Terverifikasi | - |
| Bukti Hak Pemakaian Tempat Usaha | Terverifikasi | - |
| Rekening Listrik | Terverifikasi | - |
| BPKB | Perlu klarifikasi | BPKB atas nama Wawan Saputra (adik kandung), bukan pemohon. |
| Omzet/Pendapatan Usaha | Missing | Tidak ada data omzet eksplisit dari dokumen atau wawancara. |
| Pengeluaran Usaha/Rumah Tangga | Missing | Tidak ada data pengeluaran eksplisit dari dokumen atau wawancara. |
| Hutang Existing | Missing | Tidak ada informasi mengenai hutang existing dari dokumen atau wawancara. |
Kepatuhan Kebijakan
- Plafon pinjaman (Rp 30 juta) sesuai dengan ketentuan KUR Mikro Pegadaian.
- Tenor pinjaman (18 bulan) sesuai dengan ketentuan KUR Pegadaian.
- Jenis usaha (Perdagangan sembako) termasuk dalam sektor yang didukung KUR.
- Status kepemilikan jaminan (BPKB atas nama pihak ketiga) memerlukan verifikasi persetujuan.
6. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Review Lanjut — data belum cukup
Kekuatan
- Usaha telah berjalan stabil sejak 2020.
- Dokumen identitas dan legalitas usaha (SKU) lengkap dan konsisten.
- Lokasi usaha dan domisili jelas dan terverifikasi.
Kelemahan dan Perhatian
- Tidak ada data omzet dan laba bersih yang terverifikasi.
- BPKB jaminan atas nama adik kandung, bukan pemohon.
- Transkrip wawancara sangat minim informasi, menghambat penilaian mendalam.
- DSR terhitung cukup tinggi (45.43%) dengan estimasi omzet konservatif.
Tindak Lanjut
| Tindakan | Penanggung Jawab | Alasan |
|---|---|---|
| Prioritas Tinggi | ||
| Verifikasi omzet dan pengeluaran bulanan usaha secara langsung. | Verifikator Lapangan | Data cashflow tidak tersedia di dokumen dan transkrip, krusial untuk penilaian kapasitas bayar. |
| Dapatkan surat persetujuan penggunaan BPKB sebagai jaminan dari Wawan Saputra. | Analis | BPKB jaminan atas nama pihak ketiga, memerlukan legalitas persetujuan. |
| Prioritas Sedang | ||
| Lakukan wawancara ulang untuk menggali informasi tujuan pinjaman dan rencana penggunaan dana. | Analis | Transkrip wawancara awal tidak lengkap, informasi ini penting untuk penilaian Character dan Condition. |
Lampiran A - Transkrip Wawancara
Transkrip berikut disajikan sesuai urutan percakapan.
Bagian 1 - Rekaman Tanpa Percakapan Substantif
Rekaman ini hanya memuat suara latar seperti lonceng dan suara berulang. Tidak ada informasi substantif yang dapat dirangkum dari transkrip ini.
Analis 1
[menirukan suara lonceng]
Analis 1
Sudah berapa lama bersam- [suara berulang]